Last Updated on 9 February 2026 by Adha Susanto
Ikan kapar merupakan salah satu jenis ikan yang hidup di perairan tawar Kalimantan yang punya banyak manfaat.
Sebenarnya tidak hanya di Kalimantan, ikan dengan kemampuan adaptasi yang luas ini juga hidup di perairan daerah lainnya.
Hanya saja jenis ikan satu ini banyak ditemui di perairan Kalimantan, karena lebih luas habitatnya.
Bahkan ikan ini juga jadi salah satu jenis yang bernilai ekonomis.
Harga fluktuatif, selain karena musim, faktor ukuran badan atau berat dari ikan juga jadi alasannya.
Nah, apa itu kapar? Yuk, simak uraian singkatnya di bawah ini!
Baca Juga: Ikan Tapah Sungai Kalimantan
Ikan kapar Kalimantan
Nama ilmiahnya Belontia hasseltii. Ikan ini masih dari famili Osphronemidae.
Gurami, sepat, dan cupang adalah ikan-ikan yang masi berkerabat dengan ikan kapar.
Pemanfaatannya selain sebagai sumber pangan juga jadi ikan hias, misalnya, cupang.
Keberadaan jenis ikan satu ini tidak di Kalimantan saja.
Ikan kapar tersebar di Semanjung Malaya, Singapura, dan Kepulauan Sunda Besar.
Sungai dan rawa-rawa gambut seperti di Kalimantan adalah tempat tinggal ikan kapar dan aktif mencari makan berupa ikan-ikan kecil dan hewan invertebrata.
Mereka punya kemampuan adaptasi yang luas sebagai jenis ikan di perairan yang asam.
Bahkan bisa tinggal di air yang minim sekali kandungan oksigen terlarutnya. Tetapi ikan kapar masih bisa mendapatkan kandungan oksigen dari udara.
Pasalnya, ikan kapar punya alat pernapasan berupa labirin yang membantunya mendapat oksigen dari udara.

Nah, untuk mempertahankan populasinya, ikan kapar juga bereproduksi seperti ikan-ikan perairan rawa gambut Kalimantan lainnya.
Kapar bisa memijah atau kawin sepanjang tahun. Pada musim hujan atau air pasang biasanya ialah waktu yang sering untuk memijah.
Di perairan terbuka atau habitat alaminya, ikan satu ini punya tipe pertumbuhan yang berat badannya lebih cepat dari panjang.
Dalam publikasi Jurnal Bios Logos dan BIOEDUSAINS, melaporkan kalau ikan kapar di habitat alaminya punya pertumbuhan dengan sifat alometrik negatif.
Sifat ini mengindikasikan kalau berat badan ikan lebih cepat terjadi dari pertambahan panjang badannya.
Baca Juga: Ikan Kerandang Kalimantan dan 5 Cirinya
Manfaat ikan kapar
Untuk pemanfaatannya sendiri, jenis ikan ini masih sangat bergantung dari alam.
Tangkapan nelayan-nelayan setempat sangat membantu untuk bisa menikmati daging dan gizi yang terkandung di daging.
Umumnya alat tangkap yang digunakan oleh nelayan juga sangat variatif.
Mulai dari pancing, perangkap, jala tebar, atau menyerok juga bisa untuk menangkap ikan ini.
Selain karena salah satu sumber pangan dengan kandungan protein, berikut adalah manfaat ikan kapar yang lainnya.
Memperbaiki sel-sel tubuh
Seperti pada jenis-jenis ikan lainnya, ikan satu ini punya kandungan protein yang bermanfaat bagi tubuh. Terutama untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.
Pada publikasi Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah melaporkan kalau ikan kapar punya kandungan protein sebesar 21,59%.
Jika kita bandingkan dengan ikan gurami kandungan proteinnya masih terbilang lebih rendah.
Pasalnya ikan gurami adalah ikan yang punya kandungan protein sebesar 23,52%.
Tapi masih sama-sama punya manfaat yang baik bagi regenerasi sel tubuh kita yang rusak, kok
Meningkatkan kecerdasan otak
Ketersedian ikan kapar di alam seperti di perairan Kalimantan memberikan banyak manfaat.
Ikan sebagai bahan pangan tentunya memberikan manfaat luas bagi tubuh, bisa meningkatkan kecerdasan otak adalah salah satunya.
Terlebih pada masa anak-anak yang punya kebutuhan lebih besar untuk pertumbuhan jaringan otak.
Omega 3 adalah salah satu kandungan gizi pada ikan kapar yang berguna untuk meningkatkan kecerdasan otak.

Jadi, nggak usah ragu untuk konsumsi ikan jenis ini.
Baca Juga: Ikan Lais Sungai Kalimantan
Bisa mempercepat penyembuhan luka
Biasanya ikan gabus merupakan ikan yang sangat populer untuk menyembuhkan luka akibat operasi atau luka lainnya.
Nah, albumin banyak digunakan sebagai senyawa yang bisa membantu mempercepat penyembuhan luka.
Meski jumlahnya tidak sebanyak ikan gabus, ikan kapar yang hidup di perairan gambut seperti di Kalimantan juga punya kandungan albumin.
Masih dari Publikasi Prosiding Seminar Nasional Lingkungan Lahan Basah, albumin pada ikan kapar sebesar 42,98%.
Jumlah ini kecil jika kita bandingkan dengan ikan-ikan dari famili Channa.
Pasalnya, ikan gabus dan kihung adalah ikan-ikan yang punya albumin jumlah tinggi, jumlahnya mencapai 49%.
Bisa jadi sumber pendapatan
Penangkapan ikan selain sebagai pangan juga punya nilai ekonomi.
Di beberapa daerah di Kalimantan, harga ikan kapar bisa mencapai 30 ribu per kilo.
Karena tidak bisa ditangkap dalam jumlah banyak sepanjang hari, ikan kapar pada musimnya bisa lebih murah.
Demikian pula sebaliknya, namun masih sangat jarang kalau belum musimnya ikan kapar susah untuk kita jumpai.
Nah, itulah gambaran singkat tentang ikan kapar yang bisa kita temui di perairan tawar Kalimantan maupun daerah lain yang masih menjadi wilayah penyebarannya.
Masih ada informasi jenis ikan lainnya yang sayang sekali rasanya jika Anda lewatkan.
Yuk, simak di artikel lainnya!
Referensi:
Baca Juga: Ikan Jelawat Kalimantan: Ciri dan Habitat
