Mencegah Hipoalbuminemia, Berikut Ciri dan 5 Manfaat Ikan Betok

Last Updated on 26 February 2026 by Adha Susanto

4–6 minutes

Anabas sp. atau juga dikenal dengan ikan betok adalah ikan yang hidup di habitat perairan rawa yang punya banyak manfaat.

Sedangkan di daerah lain seperti Sumatera, Kalimantan, dan Gorontalo ikan satu ini dikenal dengan nama berbeda.

Betik di Sumatera, papuyu di Kalimantan, dan dumbaya di Gorontalo.

Ikan betok lebih dikenal oleh masyarakat Jawa dengan sebutan lokal yang khas.

Dalam bahasa internasional, ikan ini memiliki nama keren yaitu climbing perch.

Nama tersebut muncul karena betok memiliki ciri unik dan perilaku istimewa di habitat liarnya.

Untuk lebih mengenalnya, yuk, simak uraian singkatnya di bawah ini!

Baca Juga: Ikan Lais Sungai Kalimantan

Daftar Isi

Ciri ikan betok

Tidak mudah untuk menangkap ikan ini dengan tangan telanjang atau tanpa pengaman, misalnya, kaos tangan.

Duri di sirip punggung dan operculum atau penutup insangnya sangat tajam.

Karenanya untuk menangkapnya dengan tangan telanjang harus dengan teknik khusus.

Menangkapnya di dekat bagian kepala dan posisi duri punggung di depan tangan jauh lebih aman ketimbang menangkap dari belakang.

Punya bagian penutup insang yang tajam inilah yang sering mengembang saat di daratan dan membantunya bisa berjalan atau memanjat.

Gerakannya perlahan namun pasti itu membantunya berhasil ke tempat yang ada kubangan airnya.

Walau jarak yang cukup jauh, ikan ini tidak khawatir kalau akan kehabisan napas atau mati di tengah perjalanannya.

Pasalnya ia memiliki alat bantu pernapasan, yaitu labirin. Labirin membantunya menangkap oksigen dari udara bebas.

Untuk itu, ia juga punya kemampuan yang sama seperti ikan gabus, lele, dan toman.

Habitat

Genangan air rawa hitam, sungai, dan danau hingga perairan yang punya kadar garam sebesar 0,05 ppt mampu jadi tempat hidupnya. 

Punya kemampuan adaptasi yang tinggi inilah membuat ikan betok tersebar luas.

Penyebarannya meliputi Asia Selatan dan Asia Tenggara. Jenis-jenisnya juga banyak.

Ikan yang juga salah satu spesies endemik Indonesia ini tersebar dan melimpah di perairan darat seperti Sumatera dan Kalimantan.

Umumnya nelayan atau masyarakat setempat menangkap ikan ini menggunakan alat tangkap seperti jala, pancing, dan juga perangkap.

Banyak atau sedikitnya hasil tangkapan juga tergantung pada musim.

Reproduksi

Agar populasinya terus bertahan di habitat perairan rawa atau genangan air lainnya, ikan betok memijah sepanjang tahun.

Musim hujan jadi musim yang paling disenangi oleh ikan untuk memijah.

Umumnya ikan-ikan akan memijah di pinggiran sungai atau genangan air atau menempel pada tumbuhan-tumbuhan air.

habitat ikan betok
Ikan Betok | Fish Base

Pemijahan berlangsung di luar tubuh dengan telur-telur yang dibuahi oleh sperma di kolom perairan.

Di lingkungan budidaya, ikan betok bisa kita kenali tingkat kematangan gonadnya dengan cara melihat ciri perut dan ukuran tubuh.

Ikan jantan biasanya punya bentuk yang lebih ramping atau memanjang.

Untuk mengetahuinya sudah siap kawin cairan putih akan keluar dari sekitar perutnya saat distripping.

Ukuran tubuh sebaliknya adalah tanda kalau itu adalah ikan betina. Ikan betina dengan ukuran perut lebih besar membuatnya terlihat jauh lebih besar dari pejantan.

Kalau kita stripping, maka akan keluar telur yang berwarna kuning yang menjadi ciri kalau sudah matang gonad. Dan juga sudah siap untuk kawin secara semi alami.

Baca Juga: Ikan Jelawat Kalimantan: Ciri dan Habitat

Manfaat ikan betok

Tekstur daging ikan betok yang lembut, gurih, dan sedikit berlemak menjadikannya primadona di meja makan.

Masyarakat terus memburu ikan betok bukan hanya karena rasanya yang lezat, tetapi juga karena nilai ekonominya yang tinggi serta kandungan gizinya yang bermanfaat.

Gizi yang terkandung pada ikan ini sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Nah, berikut beberapa manfaat ikan betok yang bisa kita nikmati dengan bijak.

Memperbaiki sel dan meningkatkan daya tahan tubuh

Ada sebanyak 14, 30 gram protein yang terkandung di dalam daging ikan jenis ini yang punya ragam manfaat.

Memperbaiki sel-sel yang rusak dan meningkatkan kekebalan tubuh adalah manfaat dari konsumsi ikan yang mengandung protein.

Meningkatkan kecerdasan otak

Asam lemak omega-3 juga terkandung pada ikan-ikan yang hidup di perairan rawa.

Kandungan asam lemak omega-3 penting untuk tubuh terutama anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan otak.

Sehingga dengan makan ikan, perkembangan sel-sel dalam otak akan lebih optimal.

Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Tulang dan gigi yang kita miliki dapat terbentuk dan terus terjaga kualitasnya karena nutrisi yang kita makan.

Adapun nutrisi yang menjaga dan membentuk tulang dan gigi adalah kalsium.

Nah, pada ikan betok juga mengandung kalsium sebesar 329 mg yang berguna untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Meningkatkan nafsu makan

Jika kita kekurangan nutrisi dalam tubuh salah satunya fosfor, maka akan ada dampak buruk yang dirasakan.

Kehilangan nafsu makan, kelelahan, nyeri sendi, gangguan pernapasan, dan tubuh dalam kondisi yang tidak nyaman adalah contohnya.

Agar dampak buruk itu tidak terjadi, kebutuhan fosfor harian kita harus tetap terjaga.

Nah, ikan betok adalah ikan yang punya kandungan fosfor sebesar 436 mg yang bisa membantu untuk mencukupi kebutuhan fosfor.

Mencegah penyakit hipoalbuminemia 

Penyakit hypoalbuminemia adalah penyakit yang disebakan karena kekurangan albumin.

Dampaknya akan membuat tubuh lemas, kurus, dan luka yang ada pada tubuh lama sembuhnya.

Oleh karena itu, kita dianjurkan konsumsi makanan yang mengandung albumin.

Ikan jadi salah satu makanan yang mengandung albumin.

Termasuk di antaranya ada pada ikan betok yang jumlah albuminnya menyesuaikan dengan ukuran ikan. Semakin besar ukuran ikan, makin banyak kandungan albuminnya.

Ikan dengan panjang tubuh 19,5 cm dan lebar 4 cm punya albumin sebesar 2,6%

Oleh karena itu, mengonsumsi ikan betok tidak hanya menghadirkan rasa lezat, tetapi juga membantu mencegah penyakit akibat kekurangan albumin.

Ikan perairan rawa ini, yang dalam bahasa internasional dikenal sebagai climbing perch, menjadi salah satu jenis ikan populer dengan manfaat gizi yang tinggi.

Dan masih banyak ulasan ikan lainnya yang punya manfaat untuk kesehatan tubuh dan ciri khasnya di blog ini.

Yuk, baca artikel ikan lainnya!

Baca Juga: Mengandung Albumin, Berikut 4 Manfaat Ikan Kapar Kalimantan

Referensi:

  • Cokroaminoto Journal of Chemical Science
  • Jambura Journal of Food Technology
  • Jurnal Perikanan Terapan