Pelet Ikan Nila: Ukuran dan Kandungan Protein

Last Updated on 26 July 2023 by Adha Susanto

Estimated reading time: 2 minutes

Pakan ikan nila berupa pelet dengan kandungan protein tinggi menjadi kebutuhan utama dalam budidaya. Pasalnya biaya operasional pakan budidaya yang mencapai 70%. Selain itu, setiap ukuran ikan nila yang berbeda, maka jenis ukuran pelet yang digunakan harus sesuai dengan bukaan mulut ikan.

Pelet Ikan

Kebutuhan terbesar dalam budidaya ikan nila adalah pakan. Pakan yang sering teraplikasikan pada budidaya intensif nila adalah pelet. Pelet adalah pakan komersial yang memiliki kandungan protein, vitamin, serat, dan lemak yang sesuai kebutuhan nila.

Komposisi pelet

Protein menjadi kandungan penting pada pelet nila untuk menghasilkan biomassa. Nilai kandungan protein pada setiap pelet minimalnya adalah 38%. Selain itu juga terdapat lemak min. 5%, serat kasar max 6%, kadar air max 11%, kadar abu max 12%.

Untuk bahan-bahan pembuatan pakan pelet ikan komersial adalah sebagai berikut:

  1. Tepung ikan
  2. Minyak ikan
  3. Tepung terigu
  4. Bungkil kedelai
  5. Minyak cumi
  6. Lecithin
  7. Minyak sawit
  8. Vitamin
  9. Mineral

Baca juga:

Ukuran pelet

Pelet sebagai pakan dalam budidaya ikan nila budidaya terdiri dari berbagai ukuran. Dengan keragaman jenis ukuran nila maka bukaan mulut ikan menjadi faktor utama penggunaan ukuran pakan. Pelet terbagai dalam berbagai jenis ukuran. Ada pakan untuk larva hingga indukan ikan.

Nah pakan untuk larva umumnya menggunakan zooplankton seperti artemia, jentik nyamuk, dan kutu air.

ukuran pelet kan nila
Ukuran pelet

Penggunaan menyesuaikan ukuran ikan nila. Berikut adalah jenis ukuran pelet pada setiap ukuran ikan nila:

  1. 1–1.5 cm: PF 0, PF 100
  2. 2–3 cm: PF 200, PF 500
  3. 1.5–2 cm: PF 200, PF 500
  4. 3–5 cm: PF 500, PF 800
  5. > 20 cm: LP 3, PF 128

Baca Juga:

Bahan perekat pada pelet ikan

Semua bahan yang terdaftar akan teraduk dan menyatu. Mudah terbentuk menjadi pelet berbagai ukuran. Tidak mudah hancur ketika sudah terendam dalam air kolam budidaya ikan nila.

Menyatunya semua bahan dengan kokoh hingga terbentuk pelet berbagai ukuran itu karena terdapat bahan tamabahan berupa perekat (binder).

Bahan perekat atau binder merupakan bahan tambahan yang tertambahkan dengan sengaja pada formula pakan. Tujuannya adalah untuk mengikat semua komponen bahan baku. Agar strukturnya menjadi kompak. Tidak mudah hancur dan mudah ketika membentuknya menjadi pelet dengan berbagai ukuran.

Baca Juga: