Ciri-Ciri Ikan Cupang Terserang Penyakit

Last Updated on 15 January 2021 by Adha Susanto

Ikan cupang/fighting fish (Betta splendens) merupakan jenis air tawar yang banyak dimanfaatkan sebagai kegiatan hobi. Budidaya ikan cupang yang dilakukan oleh masyarakat umumnya mempunyai dua tujuan yakni sebagai koleksi untuk mempercantik rumah dan kegiatan bisnis. Mahluk hidup seperti cupang apabila tidak dirawat dengan baik maka dapat terserang penyakit.

Ikan cupang diminati karena bentuk dan warna tubuhnya yang menarik. Ikan cupang jantan adalah pilihan utama para pecinta cupang. Kegiatan budidaya ikan cupang tentunya tidak dapat terpisahkan dari serangan penyakit.

Apa penyebab ikan cupang terserang penyakit?

Serangan penyakit pada ikan cupang disebabkan oleh patogen seperti bakteri dan jamur. Ikan cupang yang terserang penyakit dapat kita kenali dengan melihat langsung dari ciri-ciri tubuhnya dan keaktifan ikan.

Penyakit yang menyerang organisme budidaya sangat dipengaruhi oleh tiga komponen penting yang saling terkait dan mempengaruhi. Jika komponen penting dalam kegiatan budidaya tidak dapat dikelola dengan baik dan terintegratif maka serangan penyakit pada ikan cupang akan terjadi.

Skema Hubungan Ikan dan Lingkungan

Hal yang dapat dilakukan untuk meminimalisir serangan pathogen pada ikan cupang adalah menjaga kualitas lingkungan dengan rutin membersihkan akuarium dan memberikan nutrisi yang cukup.

Apa saja penyakit ikan cupang yang dapat dikenali?

Ciri-ciri ikan cupang yang terserang penyakit karena patogen dari tampilan fisik yang dapat diamati diantaranya adalah sebagai berikut:

Columnaris (Cotton Wool atau Mouth Fungus)

Penyakit columnaris pada ikan cupang ditandai dengan adanya bercak seperti kapas berserabut di bagian mulut, insang, atau sirip. Bakteri adalah penyebab utama penyakit columnaris pada ikan cupang yang masuk melalui luka, mulut dan insang.

Ich

Ich adalah penyakit pada ikan cupang yang ditandai dengan bintik-bintik putih yang muncul di sekitar tubuh ikan. Penyebab utama penyakit ich pada ikan cupang adalah bakteri patogen.

Velvet

Penyakit velvet pada ikan cupang cukup sulit di diagnosis. Penyakit ini ditandai dengan adanya percikan warna kuning keemasan atau seperti karat pada tubuh cupang, insang, sirip atau ketiganya. Cara terbaik untuk mendiagnosis penyakit velvet ini adalah menembakkan cahaya ke arah tubuh ikan cupang. Cahaya yang dapat digunakan untuk mengamati penyakit pada ikan cupang adalah menggunakan cahaya dari senter.

Bagaimana penanganan penyakit ikan cupang?

Penanganan utama yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan ikan cupang adalah memisahkan ikan cupang terinfeksi dari ikan lainnya. Lakukan perawatan ikan dengan memberikan obat-obatan seperti BettaZing untuk menghilangkan penyakit velvet. Kuras air akuarium tempat pemeliharaan ikan cupang.

Baca Juga Kehidupan Ikan Hagfish dan Lamprey

About Adha Susanto

Menyelesaikan studi di Ilmu Kelautan dan Pramuka Universitas Diponegoro

View all posts by Adha Susanto →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *