10 Jenis Ikan Air Tawar Protein Tinggi

Last Updated on 13 January 2024 by Adha Susanto

Estimated reading time: 6 minutes

Berbagai jenis ikan air tawar yang hidup di sungai atau di kolam budidaya mempunyai kandungan protein yang berbeda karena berbagai faktor. Pada artikel ini kita akan mengenal 10 jenis ikan air tawar dengan kandungan protein tinggi yang bagus untuk kesehatan.

Ketersediaan makanan alami, habitat, jenis, dan usia ikan merupakan faktor yang menentukan tinggi atau rendah kandungan protein ikan.

Keberadaan ikan pada habitat aslinya, seperti ikan gabus, belut, dan belida mempunyai protein lebih tinggi daripada ikan budidaya, misalnya nila.

Ini dikarenakan ketersediaan makanan alami seperti ikan-ikan kecil, serangga, dan keberagaman plankton yang menjadi makanan ikan mengandung protein tinggi.

Melansir laman Siloam Hospital, tubuh kita membutuhkan asupan protein yang tinggi untuk menjaga keseimbangan kerja jaringan tubuh. Tinggi rendahnya kebutuhan protein setiap orang tergantung pada umur, jenis kelamin, dan bobot tubuh.

Kebutuhan protein itu pun tidak bisa kita produksi dalam tubuh. Dibutuhkan sumber makanan dengan kandungan gizi lengkap, seperti protein, mineral, dan vitamin yang tinggi.

Nah, ikan menjadi sumber makanan dengan kandungan gizi lengkap dengan protein tinggi. Terlebih protein yang tersusun atas rantai asam amino lengkap dalam daging ikan mudah tercerna oleh tubuh.

Lalu apa saja ikan sungai yang tinggi protein tersebut? Simak 10 daftarnya di bawah ini, ya!

Baca Juga: 10 Daftar Jenis Ikan Laut Mengandung Protein Tinggi

Jenis ikan air tawar mengandung protein tinggi

Terkelompokkan menjadi dua jenis berdasarkan kandungan proteinnya. Berikut 10 daftar jenis ikan sungai dengan kandungan protein tinggi (>15%) yang mudah Anda temukan.

Nila

Cocok untuk diolah jadi menu pepes, goreng, gangan asam, dan lain-lain. Komoditi ikan budidaya air tawar satu ini mempunyai pasar luas dengan harga baik di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk itu, hampir semua daerah membudidayakan ikan nila sebagai komoditi ikan budidaya air tawar yang menjanjikan.

Konsumsi ikan nila diketahui baik untuk menjaga tubuh dari resiko penyakit kanker dan penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas lainnya. Pasalnya dalam daging ikan nila mengandung protein sebesar 16,5 gr/100 gr daging yang juga mempunyai kandungan gizi lainnya.

ikan nila air tawar tinggi protein
Ikan Nila Air Tawar Tinggi Protein / Unsplash

Ikan mas air tawar tinggi protein

Selain cantik, ikan mas ternyata mengandung protein yang tinggi, lho. Oleh karenanya banyak menu masakan menggunakan ikan mas dengan tampilan yang menghancurkan liur dalam mulut.

Kandungan gizinya pun baik untuk kesehatan dan perkembangan tubuh dan otak pada usia anak-anak. Sebab dalam 100 gr daging ikan mas mengandung protein sebesar 16 gr.

Baca Juga: Ikan Mas Arsik Masakan Khas Batak yang Berfilosofi  

Gabus

Terkenal sebagai keluarga ikan channa. Gabus adalah jenis ikan predator/karnivora sungai yang banyak terjumpai di sungai-sungai Kalimantan dan Sumatera. Target mangsanya adalah ikan-ikan kecil, serangga, dan kodok di sungai.

Oleh karena itu, jenis ikan gabus sungai mempunyai protein mencapai 16,2 gr/100 gr dan tinggi albumin yang bagus untuk mempercepat pemulihan luka.

Baca Juga: Manfaat Albumin Sebagai Gizi dari Ikan Gabus

Ikan toman air tawar mengandung protein tinggi

Satu jenis lainnya yang masih dalam keluarga channa adalah toman. Demikian pula dengan keganasannya sebagai ikan predator sungai. Oleh karena keberagaman makanan alaminya yang mengandung tinggi protein. Toman termasuk jenis ikan sungai dengan kandungan protein tinggi sebesar 24,75 gr/100 gr daging.

Patin

Termasuk dalam tujuh jenis ikan catfish yang memiliki patil berbahaya. Untuk itu, usahakan cara menangkap ikan patin dengan benar dan perlahan menggunakan serok yang aman.

Walau berbahaya, patin merupakan komoditi perikanan budidaya yang sudah masuk pasar ekspor. Selain karena dagingnya yang khas, kandungan protein pada patin juga terbilang tinggi, yakni sekitar 18 gr/100 gr daging.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Patin Agar Cepat Besar

Jelawat

Menghuni perairan sungai Kalimantan, jelawat adalah jenis ikan dari keluarga ciprinidae. Ciri khas dari keluarga ciprinidae terletak pada sepasang kumisnya di sekitar mulut. Untuk itu, ikan jelawat masih sekerabat dengan ikan mas.

Sebagai ikan yang hidup di air tawar Kalimantan dan sudah berkembang menjadi komoditi budidaya. Ikan jelawat adalah ikan air tawar yang mengandung protein tinggi, yaitu berkisar 18,1 gr/100 gr daging.

Belida

Siapa yang tak mengenal pempek dengan rasa gurih dari Kota Palembang itu? Rasa gurih pempek berasal dari daging ikan belida yang berbentuk pipih dan lebar.

Pemanfaatan belida sebagai bahan olahan pempek memang tidak teragukan. Pasalnya tesktur daging yang kenyal dan padat, protein yang mencapai 25 gr/100 gr daging menjadi alasan utamanya.

Oleh karena itu, penangkapan belida semakin besar dan menyebabkan ketersediaannya di alam semakin menurun.

Kini bahan utama pembuatan pempek sudah tergantikan dengan jenis ikan sungai lainnya yang mengandung protein tinggi, tekstur kenyal, dan padat. Contoh jenis ikan pembuatan pempek adalah tenggiri dan gabus.

Baca Juga: Olahan Ikan yang Digemari Masyarakat

Gurame

Ciri khas ikan air tawar satu ini ada pada badannya yang berbentuk pipih dan melebar, dengan sirip panjang yang serupa dengan cambuk.

Di pasar, ikan gurame mempunyai harga jual relatif tinggi dan stabil. Untuk itu, tidak heran jika pembudidaya mendambakan ikan gurame sebagai peluang usaha potensial.

Terlebih ikan gurame mudah dibudidayakan karena irit umpan atau pakan pelet. Pasalnya gurame cenderung sebagai jenis ikan herbivora yang gemar makan sayuran busuk, seperti kol, kangkung, dan sawi.

ikan gurame air tawar dengan kandungan gizi tinggi
Ikan Gurame / Fishbase

Selain bernilai jual tinggi, ikan gurame mengandung protein tinggi, yakni sebesar 18 gr/100 gram. Oleh karena itu, konsumsi ikan gurame dapat memberikan banyak manfaat jika dikonsumsi secara rutin.

Ikan bawal air tawar mengandung protein tinggi

Sekilas mirip piranha karena mempunyai gigi yang tajam. Ikan bawal air tawar merupakan komoditi perikanan budidaya yang potensial di Indonesia.

Namun, sebelum masuk sebagai komoditi perikanan budidaya, bawal adalah jenis ikan hias air tawar yang berasal dari benua Amerika.

Karena pertumbuhannya yang cepat dengan rasa daging yang khas dan disukai banyak orang, bawal berkembang menjadi ikan konsumsi bernilai ekonomi.

Mempunyai pasar yang baik, serta mengandung protein yang tidak kalah tinggi dengan jenis ikan budidaya lainnya seperti nila, yakni 19 gr/100 gr daging. Bawal adalah jenis ikan konsumsi air tawar dengan kandungan gizi dan protein tinggi yang berkhasiat meningkatkan imun tubuh.

Baca Juga:

Belut

Tidak termasuk dalam hewan vertebrata (bertulang belakang) seperti sembilan jenis ikan bertulang keras/sejati di atas. Di Indonesia, belut tergolongkan sebagai komoditi perikanan mengandung protein tinggi, yaitu sebesar 18,5 gr/100 gr daging.

Karena mengandung protein tinggi dan kaya khasiat. Belut sudah masuk pasar ekspor dengan tujuan ke beberapa negara di Asia, yaitu Malaysia, Tiongkok, Korea Selatan, dan Singapura.

Sedangkan di Indonesia, olahan belut goreng krispi mejadi jajanan atau oleh-oleh khas daerah dengan hamparan sawah yang luas, seperti di Jogja.

Demikianlah 10 daftar jenis ikan air tawar dengan kandungan gizi berupa protein tinggi yang bagus untuk kesehatan.

Baca Juga: