Analisis Film Finding Nemo: Wawasan Ekosistem Laut

Last Updated on 20 May 2024 by Adha Susanto

Estimated reading time: 6 minutes

Finding Nemo adalah film animasi komputer dengan jalan cerita petualangan ikan clown fish atau nemo yang tinggal di tempat Great Barrier Reef ternama. Cerita petualangan bermula ketika ikan clown fish yang bernama Marlin kehilangan anaknya yang bernama Nemo. Petualangan Marlin dalam mencari anaknya tidaklah sendirian, dalam film Finding Nemo, Marlin ditemani oleh jenis ikan regal angelfish bernama Dory. Pada artikel ini kita analisis film Finding Nemo dalam kehidupan nyata di ekosistem berdasarkan pengetahuan biologi laut.

Film animasi dengan aroma komedi petualangan buatan Pixar Animation Studios Amerika resmi rilis di tahun 2003 oleh Walt Disney Pictures.

Sejak resmi rilis, film animasi ini menempati posisi kedua terlaris kedua di dunia dan meraih pendapatan total sebesar $936.000.000.

Selain meraup keuntungan fantastis, film Finding Nemo meraih banyak penghargaan seperti Academy Award untuk Best Animated Fitur dan Best Original Screenplay.

Baca Juga: Cerita Film Animasi SpongeBob SquarePants

Sinopsis atau cerita film Finding Nemo

Jenis ikan clown fish (Marlin dan Nemo) dan regal angelfish (Dory) adalah tokoh utama dalam cerita film Finding Nemo.

Tempat tinggal ikan nemo dan regal angelfish adalah kawasan terumbu karang dangkal yang kaya biota laut dan indah dipandang salah satunya adalah anemon laut.

Di daerah karang penghalang besar (Great Barrier Reef) ikan karang seperti nemo dan regal angelfish banyak terjumpai dalam jumlah besar. Selain ikan karang terdapat pula invertebrata laut, yaitu cumi-cumi, sotong, kerang, teripang, dan sebagainya.

Nemo merupakan anak yang sangat aktif, dan ayahnya yang bernama Marlin adalah seorang yang overprotektif.

Marlin selalu menasehati Nemo untuk tidak pergi jauh-jauh dari rumah, karena diluar sana banyak hal yang berbahaya.

Pada suatu hari Nemo bersama teman-temannya bermain hingga lupa bahwa di sekitarnya banyak bahaya yang mengancam.

Hal berbahaya itu pun terjadi pada mereka. Nelayan modern yang beroperasi menggunakan alat tangkap jaring berukuran besar menyapu tempat bermain mereka.

Dengan sekuat tenaga mereka mencoba melepaskan diri dengan cara berenang melawan arah hingga jaring itu kembali turun ke bawah. Usaha mereka pun berhasil, namun Nemo mengalami nasib buruk.

Kemudian, Nemo dan beberapa temannya terangkut oleh nelayan menuju pelabuhan kapal perikanan tangkap untuk dijual ke kolektor ikan hias.

Ayah Nemo yang melihat kejadian itu pun sangat panik, Marlin langsung bergegas mencari keberadaan anaknya. Perjalanan Marlin mencari anaknya tidaklah sendiri, ia bertemu jenis ikan regal angelfish yang bernama Dory.

Dory adalah ikan hias menawan yang sedang mengalami gangguan ingatan jangka pendek, namun sangat baik hati.

anemon laut adalah tempat tinggal ikan badut atau nemo di habitat terumbu karang
Tempat Tinggal Ikan Nemo / Freepik

Perjalanan melewati samudera yang luas tidak mudah untuk mereka lalui. Kelangsungan hidup mereka harus terancam karena berjumpa dengan ikan predator seperti hiu, anglerfish, dan hutan ubur-ubur.

Singkat cerita mereka berhasil mendeteksi keberadaan Nemo berada di dalam akuarium laut milik seorang dokter gigi, di Sydney Harbour.

Analisis cerita film Finding Nemo dalam ekositem laut

Bercerita tentang petualangan mencari anak ikan clown fish atau badut yang tertangkap oleh nelayan modern Australia. Film animasi ini pun berhasil menghibur dan kaya akan pengetahuan.

Nah, di bawah ini adalah analisis singkat film Finding Nemo yang kita lihat berdasarkan kehidupan di eksosistem laut sebagai pengetahuan biologi laut.

Ikan nemo

Tokoh utama pada film animasi komputer ini adalah ikan badut atau nemo yang memiliki nama ilmiah Amphiprion sp.

Ikan Amphiprion sp. adalah jenis ikan laut diurnal yang hidup pada kedalaman perairan satu sampai dua belas meter dan bersimbiosis dengan anemon laut.

Simbiosis antara anemon laut dan ikan badut bersifat mutualistik, yaitu hubungan saling menguntungkan.

Dalam film, ikan nemo adalah kan kecil yang tangguh dengan kemampuannya mengarungi perairan samudera dan berhasil lolos dari predatornya.

Gambaran pada film animasi komputer ini pun mengundang decak kagum dan sangat menghibur. Marlin sebagai ayah Nemo dengan mampu melewati tantangan yang bahkan menentang sifat aslinya dalam ekosistem laut.

Pada habitat aslinya, ikan badut adalah jenis ikan karang teritorial atau menjaga rumahnya dengan sepenuh hati. Mereka aktif sekitar anemon laut untuk mendapatkan makanan dan melanjutkan keturunannya.

Sifat teritorialnya terungkapkan oleh Marlin sebagai ayah dari Nemo yang selalu berpesan agar tidak jauh-jauh dari rumah. Karena di laut lepas banyak hal berbahaya dari aktivitas manusia dan predator-predator yang siap membuat mimpi buruk.

Perjumpaan Marlin dengan predator alaminya tergambarkan dengan sosok ikan hiu besar yang memiliki taring tajam. Hiu besar kita kenal sebagai ikan predator buas yang siap memangsa banyak ikan dengan ukuran lebih kecil darinya.

Namun, dalam ekosistem dan pandangan analisis biologi laut terhadap film Finding Nemo, hiu bukan predator alami dari ikan badut.

Predator alami ikan badut yang hidup di terumbu karang adalah belut laut, ikan beloso, kerapu, kakap, dan lepu. Tetapi pada film animasi predator-predator alaminya tidak dihadirkan.

Baca Juga: Ciri Anemon Laut yang Menjadi Rumah Bagi Ikan Nemo

Ikan regal angelfish

Juga dikenal sebagai ikan Blue Tang (Paracanthurus hepatus). Jenis ikan yang berperan sebagai Dory dalam film Finding Nemo khas dengan warna biru cerah dengan pola khas yang berbentuk angka enam. Untuk itu, ikan yang berperan sebagai Dory juga dikenal sebagai ikan Letter Six.

jenis ikan regal angelfish yang berperan sebagai dory dalam film finding nemo
Ikan Regal Angelfish / Fishbase

Di habitat terumbu karang, ikan Letter Six adalah rajanya dari semua keluarga surgeon fish dengan warna dan corak sangat menawan.

Letter Six sering terjumpai bergerombol pada sekitar celah-celah karang perairan Indo-Pasifik, Afrika Timur, Jepang dan Great Barrier Reef Australia. Dengan kisaran kedalaman 0 sampai 80 m dan gemar memakan tumbuhan laut di sekitar terumbu karang.

Karena mempunyai bentuk dan warna menarik, ikan Letter Six adalah satu di antara ikan hias karang dengan nilai jual cukup mahal dan cukup langka.

Great Barrier Reef

Barrier Reef adalah susunan terumbu karang penghalang yang keberadaannya jauh dari pantai dan terpisahkan oleh lagoon dengan kedalaman 40 – 75 m.

Di perairan Indonesia kita dapat menjumpai Great Barrier Reef dengan panjang sekitar 500 km. Terumbu karang penghalang besar tersebut berada di Selat Makassar sebelah Tenggara Kalimantan dan memiliki nama Great Sunda Barrier Reef.

Nah, di film animasi yang menceritakan petualangan Marlin mencari anaknya berada di Great Barrier Reef ternama di dunia. Letaknya berada di sebelah Timur Laut Australia dengan panjangsekitar 2.500 km. Hingga kini Great Barrier Reef adalah area konservasi laut dan satu di antara warisan dunia yang menakjubkan.

Great Barrier Reef atau terumbu karang penghalang besar
Great Barrier Reef / greatbarrierreef.org

Keindahan dan kekayaan Great Barrier Reef yang merupakan tempat tinggal ikan regal (Dory), nemo, dan jenis ikan karang lainnya sangat sempurna tergambarkan dalam film Finding Nemo.

Serta menjadi wawasan baru bagi kita penikmat film animasi terhadap ekosistem laut yang saling terhubung antara komponen biotik dan abiotik.

Nah, demikianlah analisis film Finding Nemo dalam ranah pengetahuan biologi laut. Semoga analisis ini bermanfaat.

Baca Juga: Terumbu Karang: Pengertian, Manfaat dan Ekosistem