Last Updated on 22 May 2026 by Adha Susanto
Estimated reading time: 4 minutes
Ikan bilis dan ikan teri bukan termasuk jenis ikan yang sama. Pasalnya, spesies ikan bilis atau bilih dan teri memiliki tempat hidup dan berkembang biak yang agak beda.
Karena ikan bilis hidup di perairan tawar dan memiliki harga jual yang lebih mahal.
Lalu apa saja yang membuat ikan teri dan bilis beda?
Temukan jawabannya hanya pada artikel ini ya kak.
Walau kecil secara fisik, tapi kedua ikan ini juga besar secara manfaat.
Misalnya ikan teri, walau kecil, namun banyak manfaat. Kandungan gizi dan juga nilai ekonominya bernilai tinggi.
Selain ikan teri ada satu lagi jenis ikan berukuran kecil, namun memiliki harga yang lebih mahal.
Memiliki arti yang sama sebagai ikan teri secara bahasa nasionalnya, tapi secara jenis mereka adalah dua spesies yang berbeda.
Baca Juga: Ciri Ikan Selar dan Perbedaan Khasnya dari Ikan Kembung
Daftar Isi
TogglePerbedaan dan persamaan ikan bilis dan teri
Memiliki arti yang sama berdasarkan penamaannya. Tapi kedua jenis ikan ini memiliki perbedaan yang mencolok dari fisik hingga harga.
Penamaan lokal dan nasional
Bagi orang Sumatera, teri memiliki nama lokal bilis. Nah, bagi orang non-Sumatera seperti Jawa ikan teri tidak memiliki nama lokal khusus.
Berdasarkan penamaan ilmiahnya bilis atau bilih adalah spesies yang bernama Mystacoleucus padangensis Blkr dari famili Cyprinidae. Atau termasuk ikan sungai yang berkerabat dengan tawes, kelabau, dan seluang atau wader.
Sedangkan ikan teri adalah spesies ikan dengan nama ilmiah Stolephorus sp. dari famili Clupeidae. Atau lebih kita kenal sebagai ikan pelagis kecil yang banyak hidup pada perairan laut seperti ikan sarden, tembang, dan japuh.
Habitat ikan
Berdasarkan tempat hidup dan berkembang biaknya ikan bilis atau bilih adalah spesies endemik (asli) perairan tawar danau Singkarak, Sumatera Barat.
Karena sebagai spesies ikan endemik ini pun kini statusnya sudah rentan punah (vulnerable).

Secara tingkah lakuknya kesehari-hari. Spesies endemik danau Singkarak ini termasuk ikan benthopelagis. Yakni ikan yang senang mencari makanan pada dasar (bentik) dan kolom perairan (pelagis).
Nah, ikan teri merupakan satu diantara ikan pelagis laut dangkal yang hidupnya bergerombol untuk mencari makanan. Serta menghalau para predatornya.
Ciri ikan
Memiliki nama dengan arti yang sama untuk ikan berukuran kecil, ikan teri atau bilis bagi orang Sumatera. Namun, secara nama spesies dan ukuran kedua ikan ini memiliki perbedaan yang jauh.
Adapun beberapa ciri pembeda yang mudah untuk kita kenali antara kedua spesies ikan ini adalah sebagai berikut:
Bilis
Beberapa ciri ikan endemik yang hidup di danau Singkarak jika telah berumur dewasa adalah sebagai berikut:
- Bentuk tubuhnya bulat memanjang dan pipih dengan panjang kira-kira 4,1–5,7 cm
- Berat tubuh berkisar 3–10 gr
- Badannya berwarna perak dengan ekor berwarna kuning keemasan
Teri
Adapun ciri-ciri ikan teri dewasa yang paling banyak kita kenali adalah sebagai berikut:
- Tubuhnya pipih dan melonjong dengan panjang mencapai 5 cm
- Berat tubuh berkisar 2–3 gr
- Berwarna perak kehijauan ataupun kebiruan dan garis berwarna perak
Makanan
Dari segi makanan kedua jenis ikan yang berukuran kecil ini memiliki menu favorit yang sama, yakni plankton.
Namun, bilis yang hidup sebagai kelompok ikan bentopelagis sangat menyukai detritus sebagai sumber nutrisinya.
Hal ini pun terbuktikan sebanyak 78–92 % dalam lambungnya berisi detritus. Sedangkan makanan alami pelengkapnya adalah zooplankton, fitoplankton dan serasah.
Jumlah makanan pun sangat mempengaruhi ukuran besar kecilnya kedua jenis ikan ini. Jika makanan tersedia dalam jumlah melimpah maka ukuran kedua jenis ikan ini dapat lebih besar dari umumnya.
Baca Juga: Ikan Kembung. Pilih yang Jantan atau Betina?
Reproduksi
Berdasarkan sifat pemijahan kedua jenis ikan kecil ini memiliki sifat yang sama, yakni parsial spawner.
Artinya telur yang telah matang tidak dapat keluar sekaligus, tetapi hanya sebagian dalam satu kali periode pemijahan. Dan pemijahannya rutin terjadi sepanjang tahun saat perairan sedang pasang.

Harga ikan bilis lebih mahal
Pada umumnya olahan ikan yang paling awet untuk ikan berukuran kecil adalah dalam kondisi kering atau ikan asin.
Berdasarkan harga dari e-commerce berwarna hijau ikan bilis memiliki harga relatif lebih mahal dari semua jenis teri per 1 kg.
Hal ini pun sangat wajar karena bilis hanya dapat terjumpai pada perairan khusus danau Singkarak. Sedangkan ikan teri dapat terjumpai pada sepanjang perairan laut dangkal Indonesia.
Manfaat
Selain beberapa perbedaan yang telah teruraikan tersebut. Dalam segi manfaat ikan bilis atau bilih dengan teri ini adalah sama.
Secara ekonomi dan kandungan gizi kedua jenis ikan kecil ini sangat bermanfaat untuk kesehatan perekonomian dan tubuh kita.
Baca Juga: Ikan Jelawat Kalimantan: Ciri dan Habitat



