Ikan Cucut Laut: Jenis dan Ciri

Last Updated on 9 December 2023 by Adha Susanto

Estimated reading time: 5 minutes

Hidup di habitat perairan laut lepas hingga dangkal ikan hiu atau populer dengan cucut terkenal kaya akan manfaat atau khasiatnya sebagai obat. Berikut beberapa jenis dan ciri khas ikan cucut yang sama dengan hiu dari familly Carcharhinidae.

Termasuk dalam salah satu jenis ikan Elasmobranchi atau ikan bertulang rawan. Ikan cucut atau sama dengan hiu putih adalah komoditi perikanan yang memiliki manfaat secara ekonomi dan khasiat. Bagian tubuhnya seperti sirip, kulit, dan minyak hati menjadi komoditi utamanya yang masuk pasar ekspor dengan negara tujuan China.

Baca Juga: Ikan Selanget: Ciri dan Makanan

Manfaat ikan cucut laut

Perburuan cucut tidak akan terjadi besar-besaran jika tidak banyak yang tau bahwa ikan ini memiliki ragam manfaat dan khasiat.

Ikan hiu karang sirip hitam dan hiu karang sirip putih adalah dua dari banyak jenis ikan yang masih sama dengan cucut target perburuan. Karena sirip dan minyak hati kedua jenis ikan tersebut di percaya sebagai obat untuk beberapa jenis penyakit.

ciri habitat ikan cucut
Triaenodon obesus / fishbase

Minyak yang berasal dari hati terkenal sebagai bahan alami untuk mengobati berbagai penyakit seperti:

  1. Liver
  2. Kencing manis
  3. Kanker
  4. Meningkatkan imun tubuh
  5. Merawat kulit

Kepercayaan terhadap khasiat atau manfaat minyak ikan cucut laut secara ilmiah dapat terbuktikan karena mengandung Omega-3, 6, 9 dan Squalene.

Sedangkan sirip cucut terkenal sebagai bahan campuran karena seratnya sangatlah nikmat untuk berpadu dalam kuah sup.

Selain itu dengan mengkonsumsi sirip ikan cucut tubuh kita menjadi lebih sehat. Sebab siripnya mengandung berbagai bahan atau senyawa yang penuh khasiat.

Berikut beberapa senyawa yang terdapat pada sirip ikan cucut laut:

  1. Alkaloid
  2. Flavonoid
  3. Saponin
  4. Antioksidan

Baca Juga: Ciri Ikan Layang Laut dan Manfaat

Contoh jenis ikan dari famili Carcharhinidae

Tersebar hampir di seluruh wilayah perairan ikan cucut laut dapat terjumpai di habitat pantai yang dangkal hingga dalam. Tingkah lakunya pun bermacam – macam ada yang predator dan ada pula yang kalem.

Berikut adalah beberapa jenis ikan cucut dengan ciri khasnya masing – masing.

Carcharhinus falciformis / hiu kejen / lanjaman

  1. Pangkal sirip punggung pertama di belakang ujung belakang sirip dada
  2. Terdapat gurat yang terletak antara sirip punggung
  3. Moncong gak panjang, bulat menyempit (tampak dari arah bawah)
  4. Gigi atas kecil dengan lekukan pada satu sisinya, gigi bawah kecil, ramping dan tegak

Merak bulu / hiu pemintal / C. brevipinna

  1. Bagian ujung sirip punggung dan ekor berwarna hitam pada ikan dewasa (polos pada juvenil)
  2. Gurat di antara sirip punggung tidak ada
  3. Moncong lancip dan panjang (tampak dari arah bawah)
  4. Bentuk gigi atas dan bawah sama, hampir simetris, sangat ramping, berujung tajam dan tegak
  5. Jenis ikan cucut laut yang hidup pada daerah pantai sampai kedalaman 75 m

Ciri ikan cucut / Hiu sirip hitam karang / C. melanopterus

  1. Berhabitat pada daerah terumbu karang di kedalaman 2 hingga 10 meter.
  2. Corak tubuhnya berwarna hitam pada bagian ujung sirip-siripnya
  3. Moncong sangat pendek, bulat melebar (tampak dari arah bawah)

Ciri ikan cucut laut / hiu banteng / C. leucas

  1. hiu agresif
  2. berwarna abu-abu (atas) dan putih (bawah)
  3. memiliki moncong kecil (bullish) untuk membantu kamuflase
  4. sirip dorsal pertama lebih besar dari yang kedua dan miring ke belakang
  5. Sirip ekor lebih rendah dan lebih panjang dari hiu lainnya

C. amblyrhynchos / ekor hitam / hiu abu-abu karang

  1. Banyak di jumpai pada kawasan timur Indonesia, Samudera Hindia, dan Laut Cina Selatan
  2. Sepasang sirip dada yang panjang dan serupa sabit besar
  3. Tepi sirip ekor bagian belakang berwarna hitam melebar
  4. Sirip ekor berbentuk seperti hutup “V” terkadang seperti berbentuk “bulan sabit
  5. Bentuk tubuh seperti torpedo
  6. Ada guratan menonjol di antara sirip punggung yang tidak begitu jelas

Ikan cucut laut Spot-tail / C. sorrah

  1. Tubuhnya berbentuk gelendong,
  2. Memiliki moncong relatif panjang runcing
  3. Bermata besar
  4. Sirip punggung pertama berukuran besar dan melengkung
  5. Sirip punggung kedua berukuran kecil dan rendah
  6. Bagian belakang dan samping berwarna abu-abu dan perut berwarna putih
  7. Terdapat garis putih yang panjang ada di bagian samping.
  8. Ujung hitam yang khas pada sirip punggung kedua, sirip dada, dan lobus bawah sirip ekor

C. limbatus

  1. Habitat perairan teluk berlumpur, laguna, dan palung-palung dekat terumbu karang
  2. berwarna coklat keabu-abuan pada bagian tubuh atas dan pada bagian bawah berwarna hitam
  3. Memiliki sepasang sirip dada dan 2 sirip anal yang terpisah
  4. Ukuran tubuh dapat mencapai 2.8 meter

Reproduksi ikan

Sebagai salah satu jenis ikan bertulang rawan ikan cucut laut pada habitat aslinya memiliki pertumbuhan dewasa yang lambat dan menghasilkan telur yang sedikit. Oleh karena itu, banyak sekali jenis ikan bertulang rawan berstatus terancam punah.

Pada masa pemijahan yang terjadi setahun sekali dua individu ikan akan saling bertemu pada suatu wilayah. Indukan jantan akan mengeluarkan spermanya melalui clapser untuk membuahi telur dalam oviduk betina.

reproduksi ikan cucut laut
Reproduksi ikan cucut laut

Clasper yang merupakan alat kelamin hasil modifikasi sirip perut akan menyalurkan sperma secara perlahan ke oviduk untuk membuahi telur. Yang kemudian akan terjadi pembuahan secara internal atau vivipar. Dengan masa kebuntingan indukan betina ikan cucut selama 8 hingga 16 bulan.

Dan kemudian melahirkan 2 hingga 4 anakan. Namun tidak semua indukan ikan cucut laut yang sudah terbuahi akan berhasil melahirkan anaknya.

Baca Juga: