Last Updated on 26 April 2026 by Adha Susanto
Untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat adalah tujuan dari program KNMP yang kian keras bergaung hingga ke daerah.
Gerakan utamanya adalah dengan membangun sarana dan prasarana perikanan dari hulu hingga hilir, serta pengembangan sumber daya manusia dan kewirausahaan.
Tapi, apakah memang sepenting itu hingga pemerintah punya keinginan membangun 1000 KNMP di seluruh daerah yang memenuhi syarat?
Dari 1000 KNMP itu ada pertanyaan besar apakah masyarakat paham seberapa penting KNMP dan dampak baginya?
Program dengan tujuan serupa juga masih berjalan dari dulu hingga sekarang.
Bahkan pemerintah pusat dan daerah masih terus memperjuangkan program yang ada tetap berlangsung dan bisa berdampak.
Sarana dan prasarana perikanan hingga meningkatkan kualitas SDM untuk menunjang produktivitas dan kewirausahaan nelayan terus digencarkan.
Bantuan pemerintah daerah atau pusat yang berbagai macam itu seperti mesin, alat tangkap, perahu, mesin pengolah, dan perlengkapan pengolahan ikan terus mengalir.
Fasilitas lain seperti pelabuhan perikanan mulai dari pantai hingga samudera, gudang penyimpanan ikan, dan pelatihan kewirausahaan juga sudah ada.
Rasanya orde pemerintahan dulu juga udah punya program-program serupa. Jika berbicara hilirisasi rasanya juga udah ada.
Di pelabuhan perikanan samudera yang ada, pemerintah telah merancangnya sedemikian rupa untuk mendukung industri perikanan.
Di tingkat daerah ada pelabuhan perikanan pantai yang menjadi lokasi perahu-perahu nelayan tradisional bersandar.
Pada daerah-daerah tertentu yang tidak mempunyai fasilitas demikian, nelayan sudah terbiasa dengan menyandarkan perahunya tidak jauh dari rumah.
Bahkan ada yang sengaja memarkirkan perahunya di depan gudang pengepul dan pengolah ikan. Agar kesegaran ikan masih terjaga dan harga juga masih tinggi.
Mereka sudah punya ekosistem sendiri untuk mendapatkan penghasilan yang sesuai.
Namun, apa yang membuat pemerintahan sekarang berpikir jika ekosistem yang ada masih kurang baik. Sehingga perlu ada program KNMP untuk membangun ekosistem.
Membangun ekosistem baru dengan keadaan sumberdaya manusia yang sama apakah bisa berjalan sesuai yang diharapkan?
Yuk kita kupas walau cuman kulit-kulitnya aja!
Apakah tujuan program KNMP bisa terwujud sesuai keinginan?
Ini adalah sebuah opini yang kami dapatkan dari apa yang telah teramati selama menjadi bagian dari pemerintahan.
Ada banyak problem untuk mewujudkan keinginan pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat pesisir.
Pasalnya, kesejahteraan ekonomi juga tidak akan tercapai jika ekosistem yang menjadi tulang punggung untuk ekonomi itu tidak lagi mendukung.
Ada dukuangan dari berbagai stakeholder memang sangat penting.
Semangat tanpa putus asa untuk terus mendampingi nelayan-nelayan kecil memang harus terjaga dari pemerintah pusat dan daerah.
Mengawal dan meningkatkan sumberdaya manusia bukan suatu hal yang mudah dan dalam waktu yang singkat.

Hal yang perlu kami garis bawahi adalah jika memang pembangunan KNMP ini memang benar-benar untuk kesejahteraan masyarakat pesisir perlu untuk kita dukung.
Tapi, jika program ini hanya sebagai program membangun fasilitas tanpa adanya pendampingan kepada pelaku usaha perikanan akan sangat disayangkan.
Pasalnya ada yang menjadi PR kita bersama.
Mudah tertulis secara peraturan dan rencana teknis, namun sulit untuk menerapkannya di lapangan.
Dari berbagai bantuan dan fasilitas yang ada rasanya masih sulit untuk bisa berdampak langsung dengan baik kepada nelayan kecil kita.
Ekosistem yang sudah lama mereka bentuk tiba-tiba harus diubah lagi tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.
Ada berbagai kepentingan dari setiap individu yang terlibat di dalamnya.
Nelayan yang kerap jadi objek terhadap sebuah kebijakan sehingga muncullah program-program baru.
Tapi tidak pernah memperhatikan nelayan yang acap kali sering jadi korban kebijakan hingga korban dari sistem yang ada.
Karena tak heran jika sampai sekarang pemanfaatan sumber daya laut juga karena ketidakberdayaan nelayan.
Baca Juga: Ciri Nelayan Modern: Peralatan, Penangkapan, dan Kehidupan
Masalah umum nelayan
Masih banyak masyarakat daerah pesisir yang berada dalam garis kemiskinan. Dan itu juga karena keterbatasan-keterbatasan nelayan dalam berbagai hal, di antaranya:
- nelayan yang kurang kreatif,
- menderita kemiskinan,
- masih sangat mengandalkan hasil tangkapan di laut,
- alat tangkap yang masih sederhana dan tradisional,
- lembaga seperti koperasi, bank, dan pasar lelang yang seharusnya dapat membantu masih kurang berfungsi,
- kegagalan dan tidak tanggungjawabnya nelayan terhadap bantuan pemerintah yang telah mereka terima, serta
- belum selarasnya kegiatan kenelayanan dengan industri perikanan.
Bantuan pemerintah seperti alat tangkap, mesin, dan perahu untuk nelayan juga pernah kita temui tidak benar-benar mampu dipertanggungjawabkan.
Menjualnya kepada nelayan lain saat kepepet atau tidak suka dengan barangnya karena tidak sesuai keinginan sering terjadi.
Dilain sisi, nelayan juga kurang antusias dalam memberikan feedback atau respon balik untuk membantu pemerintah.
Seperti melaporkan hasil tangkapan, mengelola kelompok usaha bersama, dan terbuka untuk menyampaikan informasi yang dibutuhkan oleh pemerintah.
Terlebih, jika pemerintah tidak sedang memberikan program-program bantuan langsung.
Dari sini dapat kita prediksikan bahwa sistem yang akan dibangun dalam program KNMP tidak akan bisa berjalan dengan mudah.
Pasalnya, sebagian besar nelayan hanya ingin bisa mendapatkan ikan sebanyak-banyaknya lalu menjualnya ke pengepul dan menerima uang.
Faktor pendidikan juga jadi penentu berhasilnya tujuan program KNMP
Nelayan masih belum banyak yang mengerti apa yang harus mereka lakukan saat hasil tangkapan menurun. Hasil penjualan ikan yang sebelumnya entah habis kemana dan untuk apa.
Serta tidak mau tau apa yang diinginkan pemerintah dengan prinsip penangkapan ikan berkelanjutan, hadirnya kelompok usaha bersama, dan lembaga keungan lainnya.
Kebanyakan dari mereka hanya tau dan antusia saat akan mendapatkan bantuan dari pemerintah seperti subsidi BBM, alat tangkap, alat pengolahan perikanan, dan mesin perahu.
Sesudah mereka menerimanya tidak tau apa yang harus mereka pertanggungjawabkan.
Walau tidak semuanya demikian. Tapi persentasenya masih besar tidak bisa bertanggungjawab terhadap apa yang telah teramanahkan kepada mereka.
Sedangkan maksud dari pemerintah yang hadir di tengah-tengah aktivitas mereka sebagai nelayan adalah membantu meringankan beban mereka.
Tapi, hal itu memang sangat berkorelasi dengan tingkat pendidikan nelayan di Indonesia.
Nelayan umumnya adalah mereka yang paling tinggi bersekolah hingga SMA, tapi jumlahnya juga tidak banyak.
Umumnya menyelesaikan sekolah tingkat SD dan SMP.
Jadi, masih sangat sulit untuk bisa menyampaikan program sebagus apa pun itu kepada mereka.
Terlebih, program-program yang menuntut mereka untuk bertindak sesuai aturan yang berlaku dan berpotensi mengurangi jumlah pendapatpan dan menyulitkan mereka.
Apakah akan berdampak negatif terhadap pelaku usaha perikanan?
Bongkar hasil tangkapan dalam satu tempat terintegrasi yang jauh dari rumah biasanya menjadi hal yang berat bagi nelayan.
Sebab mereka sudah terbiasa di tempat yang ada, karena dekat dan mudah dipantau kondisi perahunya saat hujan atau sedang perbaikan.
Sedangkan dari sistem yang akan dibangun dalam tujuan program KNMP ini masih membuat kami berpikir.

Khususnya untuk pengepul dan sekaligus pengolah bagaimana dengan kelanjutan bisnis mereka?
Pengepul dan juga sekaligus pengolah sudah terbiasa dengan membeli ikan dari nelayan berdasar harga yang mereka tetapkan.
Serta telah lama menjadi penolong nelayan untuk memberikan pinjaman terlebih dahulu kepada nelayan sebelum melaut.
Jika ekosistem program KNMP ini ternyata memberikan dampak kurang baik terhadap pendapatan pengepul sekaligus pengolah tentunya menjadi persoalan baru.
Pasalnya, selama ini yang sudah berlangsung pengepul dan pengolah juga punya andil yang besar untuk masyarakat setempat.
Dengan adanya mereka masyarakat setempat seperti istri-istri nelayan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya selain dari penghasilan suami.
Oleh karena itu, sistem yang akan dibangun berdasar tujuan program KNMP ini juga harus mencari solusi jika ada pelaku usaha perikanan sebelumnya yang merugi.
Baca Juga: Istri Nelayan: Peran dan Tanggungjawabnya
Referensi:
- Kampung Nelayan Merah Putih: Siapa yang Diuntungkan?
- Peranan Istri dalam Pemenuhan Kebutuhan Rumah Tangga Nelayan di Kalimantan Barat



