Pulau Oksigen Terbaik di Indonesia: Pulau Gili Iyang, Madura

Last Updated on 8 December 2023 by Adha Susanto

Estimated reading time: 5 minutes

Mengapa Pulau Gili Iyang, Madura yang mempunyai kadar oksigen terbaik di Indonesia dan kedua di dunia?

Pulau yang berada di ujung timur Madura ini terkenal sebagai kawasan destinasi wisata pantai dengan oksigen terbaik di Indonesia. Untuk itu pula lah pulau ini akrab dikenal dengan sebutan Pulau Oksigen.

Media massa pun banyak memberitakan pulau Gili Iyang ialah pulau dengan kadar oksigen tinggi. Bahkan tertinggi kedua setelah Laut Mati, Yordania.

Tak hanya itu, terdengar pula kabar, bahwa di pulau dengan oksigen terbaik itu terdapat seorang warga setempat dengan umur hingga satu abad.

Banyak yang memberitakan menghirup udara dengan kandungan oksigen terbaik yang ada di Pulau Gili Iyang bisa membuat awet muda. Ini pula lah asal mula sebutan untuk Pulau Awet Muda.

Karena pemberitaan terhadap Pulau Oksigen yang kian heboh, masyarakat setempat mendapatkan dampak positif. Khususnya secara ekonomi melalui kunjungan para wisatawan yang penasaran dengan kebenaran berita tersebut.

Pemerintah daerah, kemudian merespon kehebohan menjadi peluang, dan merencanakan pulau menjadi destinasi wisata kesehatan.

Tapi apakah benar pulau kecil ini memiliki oksigen dengan kandungan tertinggi kedua di dunia?

Penasaran bagaimana penjelasan selengkapnya?

Simak sampai akhir penjelasan ilmiahnya yang kami himpun dari Jurnal Berita Dirgantara di bawah ini, ya!

Baca Juga: Sejarah Terbentuknya Pulau Gili Trawangan Lombok

Pulau Oksigen di Gili Iyang, Madura

Secara administratif pulau oksigen Gili Iyang masuk dalam wilayah Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.

Sejak heboh diberitakan sebagai pulau dengan kandungan oksigen tertinggi kedua dunia. Pulau ini pun ramai menjadi tujuan para pelancong yang penasaran.

Menurut para ahli di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Pemberitaan terhadap pulau Gili Iyang, Madura, sebagai daerah dengan kandungan oksigen tertinggi kedua belum dapat dibenarkan.

Lebih lengkapnya, kita kenali keberadaan atau posisi pulau Gili Iyang dan Laut Mati, Yordania berikut ini, ya!

Aktivitas masyarakat pulau

Pulau yang dikenal memiliki kandungan oksigen tertinggi dan terbaik di Indonesia ini terdiri dari dua desa, yakni Banras dan Bancamara. Jumlah penduduk di dua desa itu hingga pada tahun 2017 tercatat mencapai 9.185 jiwa.

Pekerjaan atau kegiatan penduduk tidak jauh berbeda dengan mayoritas penduduk pesisir umumnya, yakni sebagai nelayan, petani, dan pedagang.

Akses transportasi dan listrik dalam pulau masih terbilang sangat minim. Untuk itu, ketika berkunjung ke Pulau Oksigen, tidak mudah untuk berjumpa alat transportasi besar seperti mobil.

Karena transportasi utama yang menghubungkan masyarakat pulau ke daerah sekitarnya hanyalah taksi laut, yaitu perahu kayu bertenaga mesin.

Baca Juga:

Komposisi udara  

Dengan jumlah penduduk yang minim, pulau kecil ini pun juga minim sumber pencemar udara hingga dikenal sebagai wilayah dengan oksigen terbaik.

Namun, secara komposisi udara di pulau Gili Iyang sama dengan wilayah permukaan bumi lainnya.

Penyusun udara di atmosfer terdiri dari empat unsur yang meliputi:

  1. 78,1% Nitrogen (N2),
  2. 20,9% Oksigen (O2),
  3. 0,9% Argon (Ar), dan
  4. 0,1% jenis gas lainnya (trace gases)

Kelompok gas pencemar atau trace gases udara di atmosferyang dapat mempengaruhi kualitas oksigen dapat berupa:

  1. hidrokarbon,
  2. CO,
  3. NO,
  4. NO2,
  5. SO2,
  6. O3, dan
  7. gas rumah kaca.

Trace gases umumnya bersumber dari aktivitas industri, kebakaran lahan,asap kendaraan bermotor, dan pendingin ruangan.

Normalnya jumlah kadar oksigen di seluruh wilayah permukaan bumi sebesar 20,9%. Sedangkan pembeda dari setiap daerah adalah bersih atau tidaknya udara di atmosfer.

Oleh karena itu, Occupational Safety & Health Administration (OSHA), United States Departement of Labor ada batasan toleransi terhadap udara, yaitu sebesar 0,1 %. Sehingga kandungan oksigen dalam udara tertulis 20,9 + 0,1%.

Pada tahun 2009, LAPAN melakukan penelitian dengan menetapkan 17 titik pengambilan sampel udara di pulau Gili Iyang. Tujuannya untuk membuktikan apakah benar pulau mengandung oksigen tertinggi dan yang terbaik di Indonesia.

Hasilnya udara di pulau Gili Iyang, Madura, memiliki oksigen terbersih dengan kadar normal, yaitu sebesar 20,9%. Artinya di Pulau Gili Iyang dalam volume 1 liter udara bebas mengandung 0,209 liter oksigen.

Karena keyakinan terhadap pulau dengan kandungan oksigen tertinggi itu pun sedemikian tingginya. Kadar oksigen sebesar 20,9% di pulau kecil itu ramai diberitakan di media masa menjadi yang tertinggi kedua.

Padahal jumlah molekul oksigen di Pulau Oksigen terbaik Indonesia tergantung tekanan temperaturnya. Seperti yang telah tertetapkan dalam persamaan gas ideal, makin tinggi tekanan atau makin rendah temperatur udara semakin termampatkan.

pulau dengan kadar oksigen terbaik di indonesia gili iyang, madura
Pulau Oksigen Gili Iyang, Madura / medicaltourism.id

Sehingga molekul udara yang termampatkan makin banyak dalam hal ini adalah molekul oksigen. Demikian pula dengan hal sebaliknya.

Kandungan oksigen di Laut Mati, Yordania

Laut Mati memiliki jumlah oksigen tertinggi karena lokasinya berada paling rendah di bumi, yaitu sekitar 427 m di bawah permukaan laut.

Menurut hukum hidrostatika, suatu daerah dengan posisi semakin rendah, maka tekanan udara semakin besar.

Hal yang sama juga terjadi di daerah permukaan laut dekat kutub. Terlebih jika musim dingin tiba, kandungan oksigen pun menjadi tinggi, namun kadarnya masih sama, yaitu 20,9%.

Untuk itu, Laut Mati bukanlah lokasi yang memiliki kadar oksigen tertinggi. Namun, sebagai lokasi dengan tekanan oksigen tertinggi karena lokasinya berada di bawah permukaan laut.

Baca Juga:

Fakta Pulau Oksigen Terbaik

Pulau Gili Iyang mempunyai kadar oksigen tertinggi dengan udara terbersih dari daerah lainnya karena posisinya jauh dari sumber pencemar.

Kemudian, di penelitian lanjutan tahun 2011 menyatakan bahwa, kadar oksigen sebesar 20,9% hanya terjadi pada waktu tertentu, khususnya di bulan Februari.

Namun, perputaran udara yang berhembus dari laut ke Pulau Gili Iyang kemungkinan besar memberikan pengaruh besar terhadap kadar oksigen yang normal.

Karena yang kita ketahui laut adalah penyuplai oksigen dalam jumlah besar yang berasal dari aktivitas fotosintesa fitoplankton sebagai produktivitas primer perairan.

Selain itu, kemungkinan besar udara yang bertiup di pulau dengan jumlah oksigen terbaik dan terbersih juga banyak mengandung aerosol garam.

Garam aerosol terutama magnesium sulfat memiliki banyak manfaat bagi tubuh bagian luar, yaitu menyehatkan dan menyegarkan kulit.

Bagi ibu hamil, garam aerosol pun sangat baik sebagai pengobatan preeklampsia dan eklampsia. Serta menjadi tindakan medis awal untuk penanganan pasien stroke.

Baca Juga: