Proses Terbentuknya Cangkang Kerang

Last Updated on 8 December 2023 by Adha Susanto

Estimated reading time: 3 minutes

Terbentuknya cangkang kerang (moluska) melewati suatu proses dan menggunakan bahan dari unsur mikro dan makro dari lingkungannya. Melalui siklus hidupnya moluska membuat cangkang saat di masa larva veliger yang kemudian berevolusi menjadi kerang muda. Lalu bagaimana serangkaian proses pembentukannya? Tetap simak penjelasannya di artikel berikut ini ya.

Bertekstur keras dengan bentuknya yang beragam cangkang kerang berfungsi sebagai pelindung jaringan tubuhnya yang lunak. Untuk menghasilkan cangkang dengan teksturnya yang keras. Kerang harus memproduksi bahan penyusun utamanya berupa mineral kalsium karbonat dan organik lainnya.

Adapun bahan penyusun untuk membuat cangkang kerang dari filum moluska terdiri dari mineral makro dan mikro sebagai berikut:

Mineral makro

  1. Kalsium (Ca)
  2. Magnesium (Mg)
  3. Sodium (Na)
  4. Fosfor (P)

Mineral mikro

  1. Besi (Fe)
  2. Mangan (Mn)

Semua unsur mikro dan makro mereka peroleh dari lingkungan sekitarnya yang masuk melalui makanan sehari-hari. Serta telah menjadi bagian dari fungsi genetiknya untuk membuat sebuah kode pembentukan cangkang keras.

Serangkaian proses pembentukan cangkang sangatlah kompleks. Faktor internal dan eksternal yang terjadi secara kimiawi dan bilogis memberikan pengaruh besar terhadap pembentukannya.

Keterbatasan pengetahuan terhadap proses terbentuknya cangkang pun kami rasakan. Untuk itu, kami mencoba merangkum berdasarkan aspek biologis dengan sangat sederhana berikut ini.

Baca Juga: Kerang Mutiara Laut: Proses Terbentuknya Mutiara

Proses terbentuknya dan lapisan cangkang kerang

Pembentukan cangkang umumnya terkategorikan sebagai proses biomineralisasi. Proses biomineralisasi ini tergerakkan oleh sel epitel. Dan mantel menjadi organ penting yang menjadi tempat mengendapkan kalsium karbonat untuk membuat cangkang moluska dan mutiara.

Proses pembentukan dan pengendapan kristal kalsium karbonat sudah terjadi di saat kerang pada masa larva veliger.

Produksi bahan penyusun utamanya dalam tubuh terperankan oleh protein. Protein memiliki peran untuk memetabolisme enzim pembentuk cairan nakre yang akan mengendapkan elemen kristal kalsium karbonat.

Selain terbentuk sendiri melalui serangkaian proses evolusi pada masa kehidupan kerang. Pembentukan senyawa kalsium karbonat juga bisa terbentuk melalui penyaluran oleh induknya langsung.

Seperti yang terjadi pada larva kerang mutiara air tawar bahan cangkang kerang yang terbuat dari kristal kalsium karbonat tersalurkan oleh induknya saat masa pengeraman.

Dalam lingkungannya cangkang yang terbentuk dari masa larva terjadi melalui serangkaian proses kimiawi dengan rumus seperti di bawah ini.

proses terbentuknya cangkang kerang secara kimiawi
Proses terbentuknya cangkang kerang secara kimiawi

Baca Juga:

Lapisan cangkang moluska

Setelah terbentuk melalui serangkaian proses kimiawi. Cangkang kerang tersusun dari beberapa lapisan dalam mantel untuk mempertahankan kekerasannya, yakni periostrakum, aragonite prismatik dan aragonik nakre.

Periostrakum

Lapisan kasar paling luar yang tersusun dari protein untuk mempertahankan bentuk cangkang selama kerang hidup. Bersamaan dengan sel epitel lapisan periostrakum juga berperan penting dalam pembentukan cangkang.

Aragonite prismatik

Tersusun dari kristal kalsium karbonat sebagai kalsit dan aragonite yang memanjang tegak lurus ke permukaan cangkang. Kristal ini menentukan terbentuknya proses pelapisan prismatik pada cangkang kerang yang bertekstur keras.

Keberadaan lapisan prismatik sering terjumpai di Palaeoheterodonta dan Pteriomorphia. Mereka adalah lapisan mineral terluar dan terdiri dari prisma poligonal. Meskipun morfologinya sangat mirip, lapisan prismatik di Palaeoheterodonta (bivalvia air tawar) semuanya terdiri dari aragonit. Sedangkan di Pteriomorphia (bivalvia air laut) terdiri dari kalsit eksklusif.

lapisan bahan untuk membuat cangkang moluska
Lapisan bahan cangkang kerang

Nakre

Menjadi lapisan yang paling tebal dari lainnya, karena 50% cangkang kerang terlapisi oleh nakre (mother of pearl) yang terdiri atas kristal aragonite. Tanpa lapisan nakre endapan senyawa kalsium karbonat tidak akan terbentuk di sebelahnya.

Baca Juga:

Sumber: Hantulaut