Jenis Ikan Air Payau dan Ciri – Cirinya

Last Updated on 4 September 2022 by Adha Susanto

Ikan yang hidup di air payau terdiri dari berbagai jenis salah satunya adalah sidat yang telah menjadi komoditi budidaya perikanan. Nah, lalu apa perbedaan ciri ikan air payau dan tawar pada umumnya?

Air payau kita kenal sebagai air dengan kandungan garam terlarut rendah jika kita bandingkan dengan air laut. Karena air payau terdiri dari dua campuran jenis air yakni tawar dan laut. Dan berada pada muara sungai.

Seperti pada umumnya secara fisik ikan air payau tidak memiliki perbedaan mencolok dengan ikan air tawar. Tetapi ikan air payau melakukan beragam adaptasi agar mereka tetap bertahan hidup.

Adapun beberapa ciri adaptasi hewan air payau pada umumnya terdiri dari tiga jenis yang terdiri dari:

Adaptasi morfologis

Simple Calculator Lite

Ikan – ikan air payau beradaptasi secara morfologis menggunakan rambut-rambut halus (setae). Fungsi rambut halus pada tubu ikan untuk menyumbat permukaan ruang pernapasan dari partikel lumpur.

Adaptasi fisiologis

Secara fisiologis adapatasi berbagai jenis ikan air payau yakni mempertahankan keseimbangan ion cairan tubuh. Keseimbangan osmoregulasi tersebut berfungsi untuk membantunya gara dapat bertahan dari perbedaan sainitas perairan.

Adaptasi tingkah laku

Sedangkan ciri adaptasi tingkah laku ikan air payau adalah bersembunyi pada lubang – lubang lumpur atau pasir. Bersembunyi mereka lakukan untuk menghindari dari berbagai jenis ikan predator.

Baca Juga: 4 Jenis Ikan Hias Predator Air Tawar

Contoh jenis ikan air payau

Tidak seperti ekosistem air tawar dan laut yang memiliki beragam jenis ikan. Air payau terkenal sebagai ekosistem yang ekstrem dan sangat minim flora dan fauna. Sehingga tidak banyak jenis ikan yang dapat termanfaatkan dan bernilai ekonomis.

Ikan budidaya

Untuk memaksimalkan potensi air payau maka kegiatan perikanan budidaya menjadi jalan pengembadangan.

Adapun beberapa jenis ikan dan udang budidaya perikanan air payau yang sangat populer terdiri dari:

Udang vaname dan windu

Menjadi komoditi budidaya perikanan air payau yang memiliki nilai ekonomi paling tinggi. Bahkan menjadi bisnis perikanan dengan modal besar. Namun, menghasilkan keuntungan yang besar pula.

Ikan bandeng

Tidak seperti budidaya udang vaname yang terkenal ribet dan sulit. Budidaya ikan bandeng di tambak air payau dapat menjadi salah satu pilihan perikanan budidaya yang ekonomis. Serta menghasilkan keuntungan yang maksimal.

Belanak

Mirip seperti ikan bandeng. Belanak menjadi komoditi budidaya air payau yang cukup menjanjikan. Apalagi pasar pun sangat meminatinya sebagai lauk pauk dengan harga yang ekonomis tapi bergizi tinggi

Nila salin

Umumnya ikan nila terbudidayakan pada kolam air tawar. Namun, karena memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Ikan nila air tawar tidak memiliki perbedaan kemampuan adaptasi yang signifikan dengan air payau. Bahkan aktivitas perkembang biakannya tetap berjalan normal seperti pada air tawar.

Kerapu lumpur

Mempunyai nila ekonomi yang tinggi, kerapu lumpur pun menjadi salah satu jenis ikan budidaya air payau yang banyak peminatnya.

ikan sidat air payau
Ikan sidat air payau / Fishbase

Ikan sidat air payau

Jenis ikan yang dapat hidup pada tiga jenis air sekaligus. Ikan sidat hidup pada ekosistem air payau untuk mencari makan ketika melintas dari sungai dan laut. Harga ikan sidat pun terbilang sangat fantastis karena telah masuk pasar ekspor dengan tujuan negara Asia khususnya Jepang dan China.

Baca Juga:

Ikan non budidaya

Nai turunnya kadar garam terlarut menjadi penyebab mengapa air payau sangat minim flora dan fauna yang cocok dengannya.

Oleh karena itu, aktivitas penangkapan ikan pada ekosistem ini pun sangat jarang. Walau masih ada beberapa jenis komoditi perikanan yang bernilai ekonomis seperti kepiting bakau.

Berikut beberapa jenis ikan yang hidup pada habitat ekosistem air payau:

  1. Lethrinus ornatus (ikan sikuda)
  2. Apogon hyalosoma
  3. Silago sihama (ikan rejung)
  4. Selaroides leptolepis (ikan selar)
  5. Gerres nacracanthus (ikan kapas – kapas)
  6. Therapon theraps
  7. Toxotes jaculatrix (ikan sumpit)
  8. Ikan senangin

About Adha Susanto

Menyelesaikan studi di Ilmu Kelautan dan Pramuka Universitas Diponegoro

View all posts by Adha Susanto →