Berikut Peralatan Keramba Budidaya Ikan yang Harus Disiapkan

Last Updated on 27 January 2024 by Adha Susanto

Estimated reading time: 5 minutes

Ada banyak macam peralatan untuk membangun keramba jaring apung sebagai wadah kegiatan pembesaran atau budidaya ikan konsumsi, misalnya nila.

Sebagai sarana kegiatan budidaya ikan yang banyak terjumpai di danau, sungai, dan laut, keramba apung membutuhkan peralatan yang tidak sedikit.

Pasalnya, keramba yang berlokasi pada perairan dengan arus dan gelombang membutuhkan ketahanan dan kekokohan untuk berada pada titik lokasinya.

Untuk Anda yang sedang berencana melakukan kegiatan budidaya ikan dengan memanfaatkan keramba apung.

Paparan di bawah ini sedikit menguraikan peralatan yang harus tersedia dalam budidaya keramba.

Untuk itu, simak informasinya hingga selesai, ya!

Baca Juga: 3 Jenis Peralatan Budidaya Ikan yang Penting

Peralatan keramba apung budidaya ikan

Untuk membuat satu buah keramba apung Anda tak hanya menyiapkan peralatan berupa jaring dan pelampung. Tali, jangkar, dan jenis jaring menjadi peralatan yang menentukan kualitas dan hasil dari keramba apung yang akan digunakan. 

Agar persiapan membuat keramba lebih mudah dan lancar, paparan berikut bisa menjadi salah satu acuannya.

Kerangka keramba jaring apung

Satu buah keramba apung terdiri dari satu kerangka kokoh dengan bahan yang varitatif. Berbagai bahan untuk membuat kerangka keramba apung budidaya ikan yang bisa Anda manfaatkan adalah kayu, pipa, atau besi.

Ketika sudah menentukan pilihan dari berbagai bahan untuk membuat kerangka keramba apung. Selanjutnya, bentuk kerangka apung untuk membentangkan jaring sebagai wadah ikan dengan ukuran 4 x 4 x 3 m3.

desain dan alat keramba jaring apung
Keramba Jaring Apung | PT Indomarine

Pelampung

Peralatan selanjutnya yang penting untuk membuat sebuah keramba apung budidaya ikan adalah pelampung.

Pelampung keramba ada berbagai jenis juga, misalnya, drum plastik, drum besi, atau streoform. Setiap jenis pelampung yang digunakan untuk membuat kerangka keramba mengapung pun memiliki keunggulannya masing-masing.

Sedangkan kebutuhan untuk membuat satu jaring apung dengan ukuran 4 x 4 x 3 m3 setidaknya harus menyiapkan pelampung sebanyak 8 buah.

Jaring keramba

Nah, peralatan penting selanjutnya untuk membuat keramba jaring apung budidaya ikan adalah jaring. Jaring yang harus Anda persiapkan adalah jaring dengan ukuran mata 1 inci, berwarna hijau, dan ukurannya sebesar 122,5 m (7 x 7 x 2,5 m3).

Di bawah ini kami merekomendasikan dua jenis jaring yang bisa Anda gunakan untuk mempersiapkan keramba apung.

Jaring budidaya ikan HDPE tanpa simpul

Jenis jaring satu ini merupakan jaring budidaya berstandar Jepang. Sesuai namanya, jaring ini tidak memiliki simpul sehingga permukaannya lebih halus.

Kelebihan dari jaring tanpa simpul adalah sebagai berikut:

  1. resiko ikan luka karena gesekan dengan jaring lebih rendah;
  2. jaring mampu bertahan hingga 10 tahun; dan
  3. aman dari predator.

Jaring budidaya ikan UHMWPE tanpa simpul sekuat baja (jaring budidaya anti predator)

Diklaim sebagai jaring dengan material sekuat baja menjadi keunggulan utama dari jenis jaring UHMWPE tanpa simpul.

Karena kekuatannya yang sekuat baja. Penggunaan jenis jaring satu ini bisa mengamankan ikan Anda yang dipelihara pada lokasi perairan laut atau sungai yang banyak predatornya.

Ketahanannya pun mencapai 15 tahun. Pasalnya, Ultra High Molecular Weight Polyethylene (UHMWPE) adalah material yang memiliki kekuatan lebih kuat daripada baja.

Dengan daya tahannya yang bagus, maka Anda dapat menghemat biaya operasional pembelian jaring karena rusak akibat serangan predator.

Tali jangkar

Bahan untuk membuat keramba apung agar tetap berada pada titik lokasi yang Anda tentukan adalah tali jangkar. Tali jangkar yang kuat dapat menahan keramba apung tidak hanyut karena derasnya arus sungai atau laut.

Tali jangkar yang berkualitas ialah tali yang berdasar spesifikasinya untuk keramba apung.

Adapun spesifikasi tali jangkar untuk mengamankan keramba apung dari derasnya arus air adalah sebagai berikut:

  1. terbuat dari bahan polyetiline (PE),
  2. panjangnya mencapai 1,5 kali dari kedalaman perairan,
  3. dibuthkan sebanyak 5 utas/jaring, dan
  4. talinya berdiameter 0,75 inci.

Jangkar

Setelah menyiapkan tali, peralatan selanjutnya untuk memastikan keramba apung aman dari terjangan gelombang dan arus air adalah jangkar.

Jangkar yang baik adalah jangkar berbahan besi atau blok beton atau batu. Bentuk jangkar adalah segi empat dengan berat minimal 40 kg/buah.

Untuk satu keramba apung setidaknya membutuhkan jangkar sebanyak 5 buah yang harus tertanam dalam dasar perairan.

Baca Juga: 8 Alat Penangkap Ikan Tradisional

Alat panen dan kualitas perairan budidaya ikan dalam keramba apung

Ketika sudah memastikan semua perlengkapan konstruksi keramba apung. Tahap selanjutnya adalah mempersiapkan peralata panen ikan dan pengukur kualitas perairan.

Kualitas perairan

Alat pengukur kualitas perairan adalah seperangkat alat pendukung kegiatan budidaya ikan.

Dengan alat pengukur kualitas perairan kita dapat mengetahui kondisi lingkungan yang menentukan tingkah laku ikan.

Terlebih faktor alam bisa akita antisipasi dan dapat melakukan tindakan dengan cepat dan tepat.

Berikut beberapa alat pengukur kualitas perairan dan fungsinya yang umumnya terjumpai pada kegiatan budidaya ikan menggunakan keramba:

  1. termometer alat yang berfungsi untuk mengukur suhu perairan;
  2. secchi disk alat untuk mengukur kecerahan perairan;
  3. kertas pH atau lakmus berfungsi untuk mengukur tingkat keasaman perairan. 

Alat panen ikan keramba budidaya

Ikan dengan bobot 400–600 gr ialah bobot ideal ikan hasil budidaya dalam keramba jaring apung untuk dikonsumsi.

Sebelum melakukan manen ikan budidaya keramba, terlebih dahulu persiapkan beberapa peralatan panen seperti berikut:

  1. ember,
  2. serok ikan,
  3. timbangan, dan
  4. bok styrofoam.

Nah jika lokasi keramba berada di tengah danau atau pinggir sungai yang jauh dari rumah. Terlebih, tidak ada akses jalan seperti jembatan. Peralatan khusus lainnya yang harus ada adalah alat transportasi air, misalnya, sampan.

Itulah beberapa peralatan budidaya ikan menggunakan keramba apung yang bisa Anda siapkan. Peralatan lainnya bisa Anda siapkan sesuai kebutuhan dan anggaran yang tersedia.

Baca Juga:

Referensi: