Jenis Rumput Laut Sebagai Bahan Pangan

Last Updated on 29 August 2021 by Adha Susanto

Rumput laut merupakan tumbuhan tingkat rendah yang terdiri dari berbagai jenis. Pemanfaatan rumput laut sebagai bahan pangan terus meluas karena kandungan gizinya yang memiliki manfaat untuk kesehatan. Seperti pada jenis rumput laut hijau, cokelat, dan merah memiliki kandungan protein, vitamin, serat dan beberapa elemen mineral.   

Pengertian rumput laut

Secara nama mungkin banyak masyarakat yang menilai rumput laut seperti jenis rumput pada umumnya (darat). Namun, dalam ilmu botani rumput laut tidak termasuk dalam golongan Graminae seperti rumput umumnya.

Para akademisi menyepakati rumput laut termasuk dalam golongan makroalgae. Sebagai tumbuhan yang termasuk golongan makroalgae rumput laut pun termasuk dalam tumbuhan tingkat rendah. Yakni tumbuhan yang tidak dapat terbedakan antara batang, akar dan daunnya. Karena tidak dapat terbedakan, maka secara keseluruhan bagian rumput laut disebut Thallus.

Jenis rumput laut berdasarkan kelasnya

Pembagian rumput laut berdasarkan kelasnya bermula dari temuan empiris seorang ahli botani. Ahli botani itu bernama William Henry Haryey kelahiran Irlandia. Waktu itu beliau menemukan rumput laut dengan tiga warna. Ada yang berwarna merah, hijau, dan cokelat.

Dari temuan beliau kemudian rumput laut terbagi kedalam tiga kelas. Yakni kelas Chlorophyta, Phaeophyta, dan Rhodophyta. Setiap kelasnya rumput laut memiliki warna dengan ciri khasnya masing – masing. Berdasarkan pengaruh komposisi pigmen yang terkandung pada setiap rumput laut.  

Chlorophyta

Warna khasnya rumput laut yang termasuk kelas Chlorophyta adalah hijau. Sumber warnanya berasal dari klorofil a dan b, beta karoten untuk pigmen kuning. Serta santofil yang memberikan warna kekuningan dan kecokelatan.

Adanya variasi komposisi pigmen maka rumput laut kelas Chlorophyta dapat kita jumpai dengan warna hijau lainnya. Seperti hijau kehitaman, hijau kekuningan dan hijau transparan.

Pemanfaatan rumput laut hijau menjadi bahan pangan terdiri dari berbagai jenis seperti berikut ini:

  • Acetabularia major
  • Caulerpa spp.
  • Halimeda spp.
  • Codium spp.
  • Ulva lactuca

Jenis rumput laut kelas Phaeophyta

Pigmen santofil merupakan pigmen yang telah mendominasi rumput laut kelas Phaeophyta. Karena terjadinya dominasi pigmen santofil menyebabkan pigmen lainnya tertutupi. Seperti fukosantin, violasantin, klorofil a, c, dan beta karoten.

jenis manfaat kandungan rumput laut hijau merah
Ilustrasi rumput laut cokelat / unsplash.com

Sehingga kita akan menemukannya dengan warna cokelat lainnya. Seperti rumput laut dengan warna kuning kecokelatan.

Adapun jenis rumput laut yang termasuk Phaeophyta sebagai bahan pangan adalah sebagai berikut:

  • Sargassum spp.
  • Turbinaria ornata
  • Macrocystis sp.
  • Hormophysa sp.

Rhodophyta

Fikoeritin (merah) dan fikosianin (biru) merupakan pigmen yang terkandung dalam rumput laut kelas Rhodophyta. Kedua pigmen terkandungan di dalamnya memberikan warna khas yakni merah.

Selain itu juga terdapat komposisi pigmen lainnya. Seperti klorofil a, beta karotin, dan santofil. Pigmen – pigmen tersebut memiliki proporsi yang minim bila dibandingkan dengan fikoeritin dan fikosianin.

Proporsi pigmen yang ada dalam rumput laut berdampak terhadap corak warna yang terbentuk. Serta terpengaruhi oleh adanya kualitas penyinaran. Maka terbentuklah warna lainnya seperti pirang violet, cokelat tua, hijau, merah tua dan muda.

Jenis rumput laut merah yang dapat di olah menjadi bahan pangan adalah sebagai berikut:

  • Acanthopora specifera
  • Gracilaria salicornia
  • Eucheuma serra
  • Hypnea cervicornis
  • Rhodymania palmata

Jenis kandungan pada rumput laut

Hingga saat ini rumput laut yang hidup pada perairan Indonesia berjumlah 550 spesies. Sebanyak 55 jenis diantaranya termanfaatkan oleh masyarakat sebagai bahan makanan. Pemanfaatannya sebagai bahan pangan terbagi kedalam dua bentuk. Yakni secara langsung dan melalui pengolahan.

Kandungan gizi pada rumput laut yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh adalah sebagai berikut:

  • Karbohidrat
  • Protein
  • Serat
  • Vitamin
  • Mineral

Pada pemanfaatan rumput laut secara langsung masyakarat menjadikannya sebagai lalapan atau sayur. Rumput laut yang termanfaatkan termasuk kedalam kelas Chlorophyta yang telah terkenal sebagai Sea Vegetable.

Sedangkan pemanfaatan rumput laut kelas Rhodophyta dan Phaeophyta harus melalui proses pengolahan semacam mengekstraksi. Tujuannya untuk mendapatka agar pada Rhodophyta dan garam alginat pada Phaeophyta.

Hasil olahan menjadi bahan baku tepung agar sebagai pangan dan media tumbuh bakteri. Sedangkan garam alginat menjadi bahan untuk keperluan kosmetik dan farmasi karena memiliki senyawa aktif yang potensial. Seperti yang sudah kita ketahui hingga saat ini terdapat berbagai jenis kosmetik dan suplemen yang mengandung khasiat rumput laut.

About Adha Susanto

Menyelesaikan studi di Ilmu Kelautan dan Pramuka Universitas Diponegoro

View all posts by Adha Susanto →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *