Ikan Pari: Jenis – Jenis dan Bagian Tubuh yang Berbahaya

Last Updated on 9 December 2023 by Adha Susanto

Estimated reading time: 5 minutes

Hidup di dasar perairan ikan pari termasuk salah satu dari jenis biota laut yang tidak berbahaya, jika tidak mengganggunya. Tetapi lain cerita jika kita mengganggunya, maka ia akan merespon menggunakan duri sengatnya. Nah apakah semua jenis pari yang hidup di perairan itu memiliki sengat dan? Berikut uraian menarik dari salah satu ikan beracun.

Ikan pari secara teori evolusi merupakan cabang dari ikan hiu. Evolusi terjadi karena pengaruh adaptasi terhadap lingkungan bertekanan tinggi pada dasar perairan. Karena mendapatkan tekanan celah insang bergeser ke sisi bawah kepala. Serta membuat sirip dada terbentang pada sekitar kepala. Sehingga terbentuklah pari yang sekarang ini dengan sirip mirip sayap.

Baca Juga: Ikan Batu Laut Apakah Benar Berbahaya?

Bentuk tubuh ikan pari

Dari evolusi tersebut kemudian terbentuklah tubuh yang pipih seperti cakram dengan ekor lebih panjang dari tubuhnya. Memiliki mulut di bawah kepala sehingga memungkinkan pasir dan lumpur tersedot bersamaan dengan arus pernapasan. Tetapi hal itu tidaklah masalah. Karena dengan menarik air masuk ke lubang anus yang berada pada belakang matanya pasir dan lumpur akan keluar.

Cara berkembang biak

Jika kita sering menemukan ikan yang berkembang biak dengan cara pembuahan dan penetasan di luar tubuh induk. Maka tidak demikian pada pari.

Pari berkembang biak dengan cara ovovivipar. Yang mana telur – telur yang sudah terbuahi sperma akan menetas dalam rahim induknya. Dan akan keluar dari tubuh induknya dengan individu yang sudah sempurna, walau dengan sirip yang masih terlipat.

Sebelum terjadi proses pembuahan dalam individu betina pari. Saat musim kawin tiba, dalam jumlah yang besar tiap indukan pari akan berkumpul mencari pasangannya masing – masing.

Ikan pari jantan yang berhasil mendapatkan pasangannya akan memegang sirip betina dengan giginya. Kemudian merapatkan tubuhnya untuk mempertemukan dua sisi perut.

Lalu mulailah sang pejantan memasukkan sperma kedalam kloaka betina menggunakan mixopterygia. Dan proses meeting ini akan berlangsung selama kurang lebih 90 detik.

Baca Juga: Jenis Ikan Air Payau dan Ciri – Cirinya

Jenis – jenis pari

Ada pari yang bermoncong panjang dan ada pula yang berekor pendek. Dari perbedaan bentuk tubuhnya itu menjadi dasar yang membedakan setiap jenis pari.

Prestidae atau pari gergaji

Dari namanya saja sudah bisa kita tebak, bahwa ikan ini memiliki bagian yang tajam. Dan benar saja pari ini memiliki moncong panjang untuk pertahanan diri, karena hidup di perairan yang penuh dengan predator.

Walau terbentuk dari tulang rawan tapi struktur mooncongnya sangat keras, kaku, dan mematikan.  Karena memang fungsi utamanya untuk pertahanan diri dan menyerang mangsanya. Dan salah satu jenis pari ini yang hidup di perairan laut Samudera Hindia dan Pasifik adalah Pristis cuspidatus.  

Baca Juga: Ikan Buntal: Ciri, Habitat dan Kandungan Racun

Dasyatidae atau pari sengat

Ikan pari sengat adalah salah satu jenis ikan laut dari urdo Rajiformaes yang berbahaya. Jelas saja berbahaya karena pari sengat memiliki pertahanan diri yang begitu mematikan bagi mangsanya.

Bagian yang berbahaya dari pari sengat ini terdapat pada pangkal ekornya. Yang mana pada pangkal ekornya memiliki satu sampai tiga duri dengan panjang berkisar 7,5 – 10 cm. Dan setiap duri memiliki sel – sel kelenjar bisa mematikan.

Jenis pari ini sebenarnya tidaklah agresif untuk menyerang. Bahkan boleh terbilang sangat jinak dan senang memendamkan dirinya dalam pasir. Karena keberadaannya yang tidak terlihat jelas. Sehingga banyak orang secara tidak sengaja menginjaknya dan ikan ini merespon dengan sengatannya.

Sengatan dari duri yang berbisa ini dapat mengakibatkan kaki kita robek. Bahkan laporan – laporan dari daerah Amerika Serikat korban tersengat pari ini menyebabkan kelumpuhan otot – otot jantung. Dan bahkan dapat menyebabkan kematian karena jantung mengalami kelumpuhan.

infografis bagian yang berbahaya dari ikan pari
Infografis Ikan Pari

Jika tersengat maka pertolongan pertamanya adalah merendam bagian yang tersengat dan luka pada air hangat. Rendamlah pada air hangat hingga rasa nyeri itu berkurang. Lalu bawalah ke dokter untuk menanganinya.

Keberadaan ikan pari sengat di perairan Indonesia sebarannya sangatlah meluas. Dan beberapa jenis yang dapat kita jumpai adalah sebagai berikut:

  1. Toeniura lymna
  2. Aetobatus narinari
  3. Amphotistius kuhli
  4. Pastinachus sephen
  5. Himantura uarnak

Mobulidae atau ikan pari hantu

Salah satu jenis pari Mobulidae yang kita kenal adalah Manta birostris. Pari Manta memang begitu terkenal karena banyak menjadi ikon – ikon dan objek foto underwater kekayaan biota laut.

Tubuhnya yang besar dengan keunikan pada mulutnya menjadi daya tarik utamanya. Jika kita lihat dengan cermat pada bagian sisi mulut pari Manta terdapat tonjolan – tonjolan. Tonjolan itu berfungsi sebagai sekop untuk memudahkan mengambail makananan.

pari manta
Pari Manta / BPSPL Denpasar

Daya tarik lainnya terdapat pada tingkah lakunya. Yang mana pari Manta mampu berenang keluar dari permukaan air. Dan kemudia terbang hingga beberapa lama di udara.  

Rajidae atau ikan pari luncur

Selain pari sengat jenis ikan pari yang terbilang cukup berbahaya adalah dari jenis Rajidae. Rajidae adalah pari yang memiliki organ penghasil listrik seperti belut listrik. Tapi tegangan listriknya terbilang lemah.

Dan bagian tubuh yang berbahaya dari pari ini terletak pada bagian sisi ekornya. Tingkah lakunya yang seperti pari sengat, menyebabkan kita harus berhati – hati saat bermain di pantai. Karena jika tidak kita kaki kita akan tersengat listrik dalam air. Raja erinacea adalah salah satu jenis pari yang perlu kita waspadai.

Kesimpulan

Dari uraian tersebut dapat kita simpulkan bahwa tidak semua jenis pari memiliki alat sengat yang berbahaya. Tapi kita tetap harus waspada saat bermain atau berkegiatan di pantai. Karena dua jenis pari yang bersengat ini senang memendamkan dirinya dalam pasir.

Baca Juga: