Zooxanthellae Adalah Organisme Mikroskopik Sangat Penting

Last Updated on 20 May 2024 by Adha Susanto

Estimated reading time: 3 minutes

Karang (coral) dan Zooxanthellae adalah dua jenis organisme yang melakukan simbiosis (hubungan) bersifat mutualistik dalam komponen biotik dan abiotik. Karena hubungan keduanya tercirikan dengan adanya transfer nutrisi dan perlindungan. Lalu seperti apa hubungan keduanya ini?  

Berbagai macam organisme laut yang kita kenal. Keberadaannya tetap tidak bisa terpisahkan dari peran organisme lainnya.

Setiap organisme laut ada karena saling bekerjasama dan ada pula yang saling serang. Tujuannya pun sama yakni agar dapat melanjutkan kehidupan dan mempertahan populasinya.

Oleh karena itu, pada ekosistem laut kita dapat menemukan hubungan yang saling menguntungkan dan juga sebaliknya.

Seperti yang dapat kita jumpai antara karang dan Zooxanthellae adalah dua organisme yang melakukan simbiosis (hubungan) bersifat mutualistik. Atau simbiosis yang saling menguntungkan.

Tapi sebelum terlalu jauh mengenal hubungan kedua organisme laut ini. Ada baiknya mari kita mengenal apakah Zooxanthellae itu?

Baca Juga: Terumbu Karang: Pengertian, Manfaat dan Ekosistem

Zooxanthellae adalah

Nama Zooxanthellae yang melakukan simbiosis dengan coral (karang) berasal dari bahasa Yunani.

Jika kita terjemahkan dalam bahasa Indonesia Zooxanthellae berarti alga hewan kuning coklat. Serta lebih merujuk pada sebuah istilah sekelompok dinoflagellata yang telah mengalami perubahan evolusi berbeda. Dan terjadi dalam simbiosis invertebrata laut.

Sedangkan dinoflagellata sendiri termasuk organisme yang aneh, namun juga menakjubkan. Sebab beberapa kelompoknya dapat membuat makanan sendiri. Tapi ada pula kelompok yang harus mendapatkan makanan dari hewan lainnya.

Nah, Zooxanthellae sendiri adalah organisme algae uniselluler yang bersifat mikroskopik dan mampu membuat makanannya sendiri. Sedangkan untuk dapat hidup dengan aman Zooxantehellae memanfaatkan karang sebagai pelindung atau rumahnya.

Kemudian dua organisme ini pun mendapatkan keuntungan yang sama. Oleh karena itu, karang tidak bisa hidup tanpa ada Zooxanthellae dalam tubuhnya. Demikian pula sebaliknya jika Zooxanthellae yang pergi dari tubuh karang akan menerima banyak ancaman dari predatornya.

simbiosis zooxanthellae dengan karang pada polyp
Simbiosis Zooxanthellae

Mengapa demikian? Simak uraian singkatnya berikut ini ya.

Terbentuknya hubungan erat antara kedua organisme laut terjadi karena adanya transfer nutrifik dan fisiologis. Jika salah satunya tidak terjadi maka kehidupannya akan terancam.

Hal ini terbukti dengan banyaknya penemuan karang mati menjadi berwarna putih, karena Zooxanthellae pergi dari tubuhnya.

Perginya Zooxanthellae pun terjadi bukan karena tanpa faktor apapun, tapi satu diantaranya adalah meningkatnya suhu air. Sehingga Zooxanthellae tidak mendapatkan suplai makanan, karena karang sedang tidak sehat.

Transfer makanan atau nutrisi

Umumnya Zooxanthellae yang hidup pada karang jumlahnya tidaklah kecil. Zooxanthellae yang hidup simbiosis memberikan warna pada polyp (invertebrata filum Cnidaria dalam coral).

Peristiwa transfer nutrisi pada kedua organisme ini melalui mekanisme sebagai berikut:

Pertama. Zooxanthellae yang tinggal dalam karang menerima berbagai nutrisi penting dari polyp.

Kedua. Kemudian Zooxanthellae menyumbangkan energi dan nutrisi dari hasil fotosintesis kepada polyp sebanyak 95%.

Perlindungan

Bentuknya yang mikroskopik Zooxanthellae adalah organisme yang sangat membutuhkan perlindungan agar aman dari predatornya.

hubungan zooxanthellae dengan karang
Hubungan zooxanthellae dengan Karang

Oleh karena itu, karang sebagai skeleton yang kita kenal dengan rangka tubuh yang keras sangat tepat sebagai rumah Zooxanthellae. Walau sebenarnya Zooxanthellae tinggal dalam lapisan gastrodermis pada tubuh polyp yang melekat di kerangka (skeleton) karang.

Rumah yang terbuat dari kalsium karbonat dan kokoh ini pun proses pembentukannya sangat lama dan tidak terlepas dari peran Zooxanthellae. Sebab terbentuknya karang yang kokoh merupakan hasil dari simbiosis antara coral dan Zooxanthellae yang bersifat mutualistik.

Demikianlah hubungan antara keduanya sangat terlihat saling membutuhkan bukan agar tetap hidup.

Baca Juga: Proses Terbentuknya Karang Atol