Cumi-Cumi dan Sotong Tak Sama, Ini Perbedaan Keduaanya!

Last Updated on 20 May 2024 by Adha Susanto

Estimated reading time: 5 minutes

Ada sejumlah fakta menarik antara sotong dan cumi. Fakta menarik itu pun menjadi perbedaan yang menyampaikan ciri khas sotong dan cumi. 

Sebab, keanekaragaman sumberdaya hayati laut khususnya hewan-hewan invertebrata selain memiliki beragam ciri, juga mempunyai beragam manfaat.

Secara manfaat, eksploitasi cumi dan sotong di laut sangatlah luas.

Nelayan yang menangkap cumi dan sotong adalah kelompok pertama yang menerima manfaat tersebut.

Dengan aktivitas penangkapan di laut, nelayan dapat memenuhi kebutuhan pangan di rumah hingga kebutuhan ekonomi keluarga.

Manfaat cumi dan sotong berlanjut kepada kelompok masyarakat lainnya, yakni pelaku pemasaran.

Pelaku yang terlibat dalam pemasaran sotong dan cumi adalah pedagang pengepul, pengecer, dan pengolah. Kelompok pemasar ini menerima margin dari hasil penjualan sotong kepada konsumen.

Hingga sampailah kepada kita sebagai kelompok konsumen yang membutuhkan cumi dan sotong untuk menu masakan di rumah.

Agar pada suatu saat nanti tidak salah pilih. Kita sebagai konsumen perlu mengenal perbedaan mendasar antara sotong dan cumi.

Terlebih, mengenal sotong dan cumi bukanlah suatu hal yang sulit.

Lalu apa saja yang dapat kita kenali dari keduanya?

Yuk, simak ulasannya di bawah ini!

Baca Juga: Apa Beda Ikan Bawal dan Piranha? Temukan Disini

Perbedaan cumi dan sotong

Sotong dan cumi-cumi merupakan jenis hewan yang banyak terolah sebagai hidangan seafood yang menggugah selera makan.

Cita rasanya yang gurih dan berlemak membuat penikmatnya lupa diri.

Bagi Anda yang sedang merencanakan untuk menempatkan cumi atau sotong pada menu masakan di rumah. Tetap simak perbedaannya di bawah ini, ya!

Bentuk tubuh

Perbedaan pertama yang mudah kita kenali antara cumi dan sotong ialah bentuk tubuhnya.

Dalam jarak yang dekat, cumi-cumi memiliki tubuh yang lebih panjang, ramping, dan bahkan meruncing di bagian belakangnya.

Sedangkan bentuk tubuh yang sebaliknya ada pada sotong. Sotong ialah saudara cumi-cumi, namun badannya lebih berisi, pendek, dan melebar.

ciri cumi
Cumi | Unsplash

Demikian pula pada bentuk kepala cumi-cumi yang lebih memanjang dan tipis. Tidak demikian dengan bentuk kepala sotong yang lebih bulat dan lebar, serta memiliki sirip di kedua sisinya.

Bentuk tulang penyokong tubuh

Tubuh yang lunak bukan berarti tidak memiliki sebuah penopang.

Cumi dan sotong memiliki penopang tubuh agar tetap terjaga keseimbangannya saat berenang.

Berdasar bentuknya, cumi dan sotong memiliki penopang tubuh dengan perbedaan yang sangat jauh.

Cumi memiliki sebuah penopang tubuh yang tipis dan elastis. Penopangnya itu disebut sebagai pena. Pena menjadi penopang tubuh cumi-cumi yang lunak dengan berbentuk seperti bulu yang sebagian besar tersusun oleh kalsium karbonat.

Sotong juga memiliki penopang tubuh yang disebut cuttlebone. Cuttlebone sotong berbentuk cangkang pipih dan melebar. Secara komposisi penyusunnya, cuttlebone adalah penyokong tubuh yang 85% tersusun oleh kalsium karbonat.

Pergerakan

Dari pergerakannya, cumi adalah predator ikan kecil dengan gerakannya yang gesit. Tidak demikian dengan sotong yang bergerak secara perlahan menggunakan siripnya yang panjang pada kedua sisi tubuhnya.

Baca Juga: 4 Cara Membedakan Ikan Bawal Air Laut & Tawar

Persamaan cumi dan sotong

Setelah mengenal perbedaan antara cumi dan sotong, kedua jenis hewan laut ini juga memiliki sejumlah kesamaan.  

Hewan kelas chepalopoda

Chepalopoda berasal dari bahasa Yunani yang berarti hewan kaki kepala.

Cumi dan sotong ialah hewan yang memiliki tentakel pada kepalanya. Tentakel yang ada di kepala berfungsi sebagai kaki sekaligus lengan untuk mencengkeram mangsanya.

Walau memiliki tentakel yang juga terfungsikan sebagai kaki. Cumi dan sotong memiliki sirip untuk berenang di kolom perairan.

Penyokong tubuh

Dari tekstur dagingnya, cumi dan sotong tidak memiliki perbedaan yang jauh.

Daging yang kenyal kita kenal sebagai ciri khas antara cumi dan sotong.

Namun, bukan berarti cumi dan sotong tidak memiliki penyokong untuk membentuk tubuhnya.

Penyokong tubuh cumi dan sotong yang berada di dalam tubuhnya tersusun dari kalsium karbonat sekitar 85%. Dengan adanya penyokong tubuh, keseimbangan gerak tubuh pada saat berenang akan lebih maksimal.

Memiliki tentakel

Hewan yang termasuk dalam kelas chepalopoda ini sama-sama memiliki 10 tentakel.

Berdasar ukurannya, dua tentakel pada sotong dan cumi berukuran lebih panjang. Sedangkan delapan buah tentakel berukuran lebih pendek.

ciri sotong
Sotong | Unsplash

Pada setiap tentakel terlengkapi lubang-lubang yang berfungsi untuk menghisap. Sehingga pada saat menangkap mangsanya, mangsa tidak akan lepas dari cengkramannya. 

Memiliki tinta

Tinta pada sotong dan cumi-cumi merupakan sebuah cairan dengan warna hitam pekat.

Karena warnanya hitam dan pekat, tinta terfungsikan sebagai bahan perlindungan diri saat terancam.

Semprotan tinta yang keluar dari mulut sotong dan cumi akan menghalangi penglihatan predatornya.

Pandangan predator yang sedang terganggu menjadi kesempatan baginya untuk menghindar secepat mungkin. 

Habitat

Berdasar tempat tinggalnya, sotong dan cumi tidak ada perbedaan. Keduan jenis hewan dari kelas chepalopoda ini tinggal di perairan laut dengan kedalaman hingga 400 meter.

Hanya saja, sotong lebih suka tinggal di dasar perairan, sedangkan cumi kadang-kadang di dasar dan kolom perairan.

Nah, itu adalah sekilas informasi perbedaan berdasar ciri khas cumi dan sotong.

Masih banyak pembahasan lainnya mengenai hewan laut seperti reproduksi, ciri tubuh, dan manfaatnya.

Jadi, tidak perlu khawatir untuk mencari informasi yang akurat dan mudah dipahami. Yuk, langsung saja simak artikel lainnya!

Baca Juga: Beda Ikan Makarel dan Sarden Apa Aja? Kenali Cirinya!

Referensi: