Ikan Pelagis dan Demersal: Contoh dan Perbedaan

Last Updated on 25 November 2021 by Adha Susanto

Ikan demersal, pelagis, dan bentopelagik adalah kelompok ikan yang memiliki perbedaan pada alat gerak dan bentuk tubuhnya. Berikut adalah uraian singkat ikan pelagis dan demersal beserta contoh gambar.

Ikan pelagis

Keberadaan ikan yang melimpah di lautan Indonesia menjadi anugerah dari Tuhan. Salah satunya adalah kelompok pelagis. Adalah kelompok ikan dengan ciri kehidupannya berada pada kolom atau permukaan perairan. Hidupnya secara berkelompok, perenang yang cepat, dengan bentuk tubuh torpedo dan mampu berenang sangat jauh.

Contohnya seperti ikan pelagis tongkol memiliki alat gerak berupa sirip dada yang panjang dan bentuk tubuh torpedo. Bentuk tubuh hampir meruncing pada kedua bagian ujungnya. Hal ini untuk mempermudah pergerakan ikan tongkol pada perairan tanpa ada hambatan.

Nilai ekonomi kelompok pelagis sangatlah tinggi. Dan menjadi salah satu komoditi ekspor Indonesia ke berbagai negara seperti Jepang dan Amerika Serikat. Umumnya pelagis besarlah yang banyak menjadi komoditi ekspor. Seperti berbagai macam jenis Tuna.

Untuk ukuran pelagis sendiri terbagi dalam dua jenis. Yakni ada pelagis besar dan kecil. Contoh pelagis besar dan kecil adalah sebagai berikut:

Ikan pelagis besar

  1. Tuna
  2. Marlin
  3. Barakuda
  4. Cakalang

Ikan pelagis kecil

  1. Kembung
  2. Tongkol
  3. Tenggiri
  4. Selar
  5. Layang

Ikan demersal

Jenis ikan demersal adalah ikan yang kehidupannya terbalik dengan pelagis. Ikan demersal hidup berada pada dasar atau dekat dasar perairan. Kelompok ikan demersal memiliki pergerakan relatif rendah, tidak mampu berenang jauh, gerombolan tidak terlalu besar.  Kelompok demersal hidup dengan memakan ikan – ikan kecil, rumput laut, dan lain – lain.

Perbedaan pelagis dan demersal terletak pada bentuk tubuhnya. Bentuk tubuh menjadi faktor pendukung pada habitatnya. Ikan demersal umumnya memiliki bentuk tubuh pipih dan pecak. Atau bentuk tubuh yang gepeng ke samping dan gepeng ke bawah.

Contoh ikan demersal

  1. Pare totol
  2. Bawal hitam
  3. Kapas – kapas
  4. Peperek bendolan

Ikan bentopelagik

Untuk ikan yang hidupnya dapat berada pada permukaan perairan dan dasar perairan adalah ikan bentopelagik. Salah satu contoh ikan bentopelagik ini adalah kerapu yang kemampuan renangnya tidak segesit pelagis. Sebagian besarnya hidup pada dasar perairan. Hal ini terlihat dari bentuk tubuhnya seperti ikan demersal.

Contoh ikan bentopelagik

  1. Kepe – kepe
  2. Kerapu
  3. Kulit pasir

About Adha Susanto

Menyelesaikan studi di Ilmu Kelautan dan Pramuka Universitas Diponegoro

View all posts by Adha Susanto →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *