Alat Laboratorium Kelautan dan Fungsinya

Last Updated on 20 May 2024 by Adha Susanto

Estimated reading time: 4 minutes

Alat adalah bagian penting untuk menunjang segala aktivitas ilmiah di laboratorium kimia, biologi, dan fisika. Seperti tabung reaksi dan PCR yang memiliki fungsi pada analisa kimia dan biologi molekuler. Berikut adalah uraian singkat 11 alat laboratorium kelautan dan perikanan beserta fungsi.

Glassware

Tabung reaksi kimia

Laboratorium kimia kelautan dan perikanan memiliki berbagai macam glassware. Glassware adalah alat laboratorium dengan fungsi untuk menguji bahan pengawet berbahaya pada ikan. Seperti tabung reaksi kimia pada laboratorium memiliki fungsi untuk homogenisasi.

Cawan petri

Kegiatan laboratorium biologi kelautan dan perikanan memiliki berbagai macam gelas untuk menganalisis mahluk hidup seperti bakteri. Aktivitas laboratorium biologi umumnya berfungsi untuk menganalisa total bakteri pada produk-produk perikanan dan pathogen ikan. Untuk menganalisa bakteri secara morfologi maka cawan petri menjadi wadah untuk menganalisanya.

Baca Juga: Contoh Zat Plasma dan Sifat – Sifatnya

Analisa berat molekul senyawa dan gugus kimia organik

jenis fungsi alat tabung reaksi laboratorium kimia dan biologi kelautan dan perikanan
Ilustrasi Laboratorium Kelautan dan Perikanan | Freepik

Spektrofotometri UV-VIS

Fungsi Spektrofotometeri UV-Vis adalah untuk mengukur energi cahaya secara relative. Jika energi tersebut ditransmisikan, direfleksikan atau diemisikan sebagai fungsi dari panjang gelombang. Teknologi UV-Vis di bidang kelautan dan perikanan berfungsi untuk mengukur Optical Density (OD), dan uji aktivitas antioksidan.

Spektrofotometri FTIR

Mengidentifikasi senyawa ilmiah secara lebih spesifik membutuhkan alat dengan kecanggihan teknologi yang lebih spesifik.

Spektrofotometri FT-IR adalah alat laboratorium yang memiliki fungsi mengidentifikasi senyawa kimia, gugus fungsi, dan konsentrasi suatu senyawa.

Secara fungsi FTIR adalah sebuah teknik untuk memperoleh spektrum inframerah dari penyerapan atau emisi zat padat, cair, atau gas. 

High Pressure Liquid Chromatography (HPLC)

Teknologi HPLC adalah alat laboratorium yang bekerja dengan metode fisikokimia. Sistem kerjanya berdasarkan pada teknik kromatografi dimana fase geraknya berupa cairan dan fase diamnya bisa berupa memiliki bentuk padat atau cair.

Fungsi alat laboratorium HPLC adalah untuk menentukan atau mengukur atau menganalisa kadar bahan aktif pada suatu sample. Pada laboratorium kelautan dan perikanan berfungsi untuk menganalisa bahan aktif pada spirulina, chlorella, rumput laut dan lain-lain.

Rotari Evaporator (Rotav)

Rotav  adalah alat dengan fungsi untuk memisahkan suatu pelarut(solvent) dari sebuah larutan. Hasil dari pemisahan larutan yakni ekstrak dengan kandungan atau konsetrasi lebih pekat atau ekstrak kasar.

Akademisi kelautan dan perikanan memanfaatkan Rotav untuk mendapatkan ekstrak kasar daun mangrove, rumput laut, dan bakteri untuk diuji lebih lanjut.

Viskometer

Tingkat kekentalan suatu cairan dapat kita tentukan dengan menggunakan alat viskometer. Selain sebagai alat untuk menghitung tingkat kekentalan, viskometer berfungsi untuk menghitung nilai berat molekul dari suatu larutan polymer. Seperti menentukan berat molekul kitosan, alginat, karagenan dan produk polimer dan turunannya sebagai hasil olahan sumber daya laut.

Biologi molekuler kelautan dan perikanan

Polymerase Chain Reaction (PCR)

Pada analisis biologi molekuler terdapat alat PCR yang memiliki fungsi untuk penggandaan jumlah molekul DNA. Pada target tertentu dengan cara mensintesis molekul DNA baru yang berkomplemen dengan molekul DNA target. Melalui bantuan enzim dan oligonukleotida sebagai primer dalam suatu thermocycle.

fungsi alat laboratorium biologi molekuler PCR
Ilustrasi Alat PCR

Elektroforesis

Alat dan metode elektroforesis memiliki fungsi di laboratorium biologi molekuler. Seperti yang banyak teraplikasikan pada penelitian identifikasi pathogen pada ikan dan terumbu karang.

Elektroforesis adalah suatu cara analisis kimiawi yang berdasarkan pergerakan molekul-molekul protein bermuatan dalam medan listrik (titik isoelektrik).

Pergerakan molekul dalam medan listrik dipengaruhi oleh bentuk, ukuran, besar muatan dan sifat kimia dari molekul. Sampel yang telah melalui metode elfor maka akan melakukan proses penggandaan DNA. Alat dengan fungsi tersebut adalah PCR.

Kimia lingkungan

Atomic Absorbtion Spectrophotometry (AAS)

Air laut dan organisme bentik seperti kerang yang tercemar logam berat memerlukan analisa konsentrasi yang spesifik. AAS adalah alat laboratorium kimia lingkungan yang memiliki fungsi untuk menganalisa kandungan dan jenis logam berat pada air laut dan kerang.

Komputasi

Komputer adalah alat penunjang penelitian terutama dalam pengolahan data. Pada laboratorium kelautan dan perikanan komputer dpat digunakan sebagai alat utama penelitian. Khususnya pada penelitian yang menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) / GIS. Pengaplikasian SIG untuk penelitian sangatlah luas seperti analisis tumpahan air minya di laut, luas terumbu karang, mangrove dan lamun, dan penentuan wilayah tangkap ikan.

Baca Juga: Belajar ArcGIS Online: Butuh Sabar!